Stok Golongan Darah A di PMI Kosong

stok-golongan-darah-a-di-pmi-kosong Kepala Unit Transfusi Darah PMI Kota Bandung Uke Muktimanah. (Tri Widiyantie/PINDAINEWS)

PINDAINEWS, Bandung - Hingga 24 Mei 2019 berdasarkan data dari Unit Transfusi Darah PMI Kota Bandung, persediaan darah untuk golongan A kosong, B stok 551 labu, O stok 755 labu dan AB stok 167 labu.

"Setiap tahunnya dan sudah kita prediksikan untuk stok darah akan mengalami kekosongan memasuki bulan Ramadan. Terlebih lagi masuk 3 minggu menjelang Ramadan sampai Lebaran dan mudik," kata Kepala Unit Transfusi Darah PMI Kota Bandung Uke Muktimanah saat ditemui pada acara Silaturahmi Media dan Jajaran Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), Jumat (24/5/2019).

Oleh sebab itu, pihaknya melakukan sosialisasi salah satunya dengan memasang spanduk imbauan agar masyarakat mendonorkan darahnya untuk sesama.  Selain spanduk, sosialisasi disebar juga di media sosial.

Lebih jauh dia juga mengatakan, dengan kondisi setiap tahun saat Ramadan stok darah kosong ternyata tidak sedikit juga yang akhirnya merespons dengan kegiatan keluarga donor darah. "Tentu saja kegiatan inisiatif yang dilakukan oleh masyarakat tersebut sangat membantu kami untuk menambah stok darah," papar Uke.

Dia menjelaskan, kosongnya stok darah di PMI menjelang Ramadan sampai selesainya libur lebaran, karena masyarakat disibukkan oleh ibadah puasa dan juga persiapan lebaran.

Hal itu terlihat dari 5 unit mobil keliling untuk donor darah, kurang lebih hanya 2 unit mobil yang direspon selama Ramadan ini. "Dan itu seperti yang saya katakan tadi, kondisi tersebut sudah dapat di prediksi," akunya.

Ditambah lagi, lanjut Uke, terjadinya kecelakan pada mudik lebaran tentunya  membutuhkan persediaan darah yang tidak sedikit. Karena itu, pihaknya tidak pernah berhenti mengimbau masyarakat agar tetap melakukan donor darah. Terlebih menurutnya, banyak manfaat dengan donor darah.

"Yang utama kita harus tahu kalau ternyata manfaat donor darah itu banyak sekali. Satu, kita punya kepuasan untuk beribadah dan beramal. Yang kedua, tumbuh akan sehat dan secara otomatis membentuk sel-sel darah baru. Dan darah baru tersebut bisa meningkatkan imun didalem tubuh," jelasnya.

Selain itu juga, donor darah dapat bermanfaat bagi kita karena kita akan mengetahui kesehatan diri kita sendiri dengan 3 bulan sekali dilakukan pengecekan saat donor darah.

"Pemeriksaan tersebut juga akan membuat kita mengetahui apakah memiliki penyakit seperti infeksi menular atau tidak. Itu bisa terditeksi saat kita melakukan rutin berdonor darah," terang Uke.

Editor: Gin gin Tigin Ginulur

Komentar