Ada Aturan Baru yang Diterbitkan PT KAI

ada-aturan-baru-yang-diterbitkan-pt-kai . (Ilustrasi/net)

PINDAINEWS, Bandung --  Kenyamanan menjadi kata kunci dalam pengembangan bisnis. Tidak heran, banyak korporasi yang terus berupaya meningkatkannya, tidak terkecuali PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero).

Demi meningkatkan kenyamanan, belum lama ini, PT KAI (Persero) menerbitkan regulasi baru. Peraturan itu berkaitan dengan izin kepada para penumpang untuk membawa sepeda saat bepergian menggunakan kereta. 

"Mulai 30 Juli 2019, kami menerapkan regulasi baru berkaitan dengan izin bagi para penumpang untuk membawa sepeda. Izin itu berupa jensi sepeda," tandas Kepala  Humas PT KAI (Persero) Daerah Operasional (Daop) 2 Bandung, Noxy Citrea, dalam keterangan resminya, Selasa (13/8/2019).

Dia melanjutkan, regulasi ini pun berlaku pada Kereta Rel Listrik (KRL) Komuter, kereta bandara, dan LRT Sumatera Selatan. Wanita berjilbab ini meneruskan, berdasarkan peraturan tersebut, pihaknya hanya mengizinkan penumpang membawa sepeda lipat, yang berbobot maksimal dan roda berukuran maksimal 20 kilogram serta 22 inci. 

Noxy menjelaskan, saat membawa sepeda, para penumpang harus menyimpannya di dalam kereta penumpang. Pihaknya, sambung dia, melarang para penumpang menyimpan sepeda di dalam kereta makan atau bordes (sambungan antarkereta).

Noxy melanjutkan, para penumpang harus menyimpan sepedanya dalam keadaan terlipat rapi dan memasukkannya ke dalam bagasi atau ruang kosong sekitar kursinya masing-masing. 

Noxy memaparkan, kika ingin membawa sepeda jenis lainnya menggunakan kereta, penumpang menggunakan angkutan barang, salah satunya anak perusahaan PT KAI (Persero) yaitu PT Kereta Api Logistik (Kalog), Anak perusahaan PT KAI (Persero) itu, tambahnya, menyediakan pelayanan pengiriman sepeda ke berbagai tujuan di wilayah Jawa-Bali.

Di wilayah PT KAI (Persero) Daop 2 Bandung, jelasnya, para penumpang dapat memanfaatkan Kalog melalui beberapa stasiun. Antara lain, sebut dia, Stasiun Bandung, Kiaracondong, Cimahi, Gedebage, Cicalengka, Leles, Cipeundey, Tasikmalaya, dan Banjar. 

"Aturan ini kami terbitkan, tidak lain demi menjaga keamanan dan kenyamanan perjalanan, sekaligus menjaga sepeda milik penumpang". tutupnya.


Editor: Erwin Adriansyah

Komentar