OJK-Korea Berkolaborasi, Ini Bentuknya

ojk-korea-berkolaborasi-ini-bentuknya . (Ilustrasi/net)

PINDAINEWS, Jakarta -- Demi mencapai sebuah tujuan, pola kerjasama dapat menjadi opsi. Langkah itu yang dilakukan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) guna meningkatkan performa industri jasa keuangan.

Belum lama ini, OJK bersepakat dengan Korea Financial Financian Commision (FSC) dan Council of International Cooperation (CIFC). Tujuannya, meningkatkan kerja sama sektor jasa keuangan dalam menyikapi dan menjawab tantangan pada era transformasi keuangan digital.

Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK, Nurhaida, menyatakan, keseimbangan dalam mendorong inovasi di sektor jasa keuangan sekaligus memitigasi risiko merupakan hal penting. Menurutnya, perkembangan teknologi merupakan suatu keniscayaan.

"Karenanya, penting untuk memanfaatkannya guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi kerugian yang bisa terjadi," tandas Nurhaida.

Nurhaida meneruskan, pihaknya terbuka untuk menjalin kerja sama dengan berbagai pihak guna meningkatkan kapasitas sektor jasa keuangan Indonesia. Tidak itu saja, sambungnya, jajarannya pun terbuka bagi memanfaatkan teknologi berkenaan dengan pelayanan jasa keuangan.

Kesepakatan lainnya, kata dia, bersama Korea FSC, pihaknya pun bersepakat meningkatkan hubungan, termasuk melalui forum diskusi. Pasalnya, terang dia, forum-forum ini sangat efektif menjawab kebutuhan industri jasa keuangan di kedua negara.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso, menambahkan, teknologi berbasis finansial (tekfin) dapat menjadi solusi meningkatkan akses pelayanan jasa keuangan di daerah-daerah.

Editor: Erwin Adriansyah

Komentar