Umuh Pastikan Persib Masih Berburu Pemain Anyar

umuh-pastikan-persib-masih-berburu-pemain-anyar Manajer Persib, Umuh Muchtar. (Dok PINDAINEWS)

PINDAINEWS, Bandung - Persib Bandung memastikan akan kembali mendatangkan pemain pada jendela transfer tengah musim 2019.

Persib sebelumnya sudah resmi merekrut lima pemain, dengan rinsian tiga asing dan dua lokal. Tiga pemain asing yang didatangkan  yaitu Kevin van Kippersluis, Nick Kuipers, dan Omid Nazari.

Sementara di sektor pemain lokal, ada Dhika Bayangkara dan Alfeandra Dewangga yang menjadi rekrutan anyar Persib.

"Sampai saat ini, tadi belum dibicarakan. Kalu ada penambahan saya dikontak dan dikasih tahu dan siapa yang di ganti. Tapi tidak menutup kemungkinan kalau ada pemain bagus, tapi pemain handal kenapa tidak kita bersyukur aja kalo menumpuk," kata Umuh.

Sebelumnya, sempat dikabarkan Persib berencana menambah pemain di sektor depan. Sebab Maung Bandung mengalami krisis pemain di sektor tersebut, setelah Muchlis Hadi dan Muhammad Wildan Ramdhani dipinjamkan ke Blitar Bandung United.

Hal tersebut membuat Persib hanya tinggal memiliki Ezechiel N'Douassel dan Kevin yang bisa diandalkan sebagai penyerang utama. Namun kecenderungannya kedua pemain tersebut kerap ditampilkan bersama, sehingga Persib tidak memiliki pelapis di sektor tersebut.

Persib sendiri sempat dikaitkan dengan sejumlah pemain seperti Irfan Bachdim dan Ferdinand Sinaga. Namun Pelatih Persib Robert Alberts, sudah menepis rumor tersebut. Robert hanya menyebut Persib sempat berkomunikasi dengan Ezra Walian, namun gagal karena proses negosiasi harga mentok.

Umuh mengatakan, bukannya Persib tidak punya uang untuk kembali mendatangkan pemain baru. Hanya saja, dalam proses mendatangkan pemain, ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan.

Tapi pada intinya, Umuh menyebut, Persib tidak akan hitung-hitungan untuk mendatangkan pemain yang sesuai dengan kriteria. 

"Itu saya gak mau komentar kalau Persib mah gak usah bicara masalah uang. (Pemain seharga) 11,5 M aja dibeli, sekarang kan ada aturan," pungkasnya.

Editor: Mohamad Taufik

Komentar