Sunda Empire Minta Negara-negara Harus Daftar Ulang pada Tahun Ini

sunda-empire-minta-negara-negara-harus-daftar-ulang-di-2020 tangkapan layar. (facebook.com)

PINDAINEWS, Bandung - Keberadaan Sunda Empire ramai di media sosial. Penelusuran terkait dengan komunitas ini minim di dapat. Di media sosial YouTube, diketahui ada yang pernah memosting kegiatan komunitas ini.

Postingan video itu diunggah akun Yowana Tivi dengan durasi 9,37 menit, yang diunggah pada 17 Januari 2020. Pada video itu, dijelaskan bagaimana pergerakan organisasi Sunda Empire.

Dalam video tersebut seorang pria menjelaskan Sundar Empire merupakan kekaisaran matahari, kekaisaran bumi, tidak diartikan sunda adalah suku sunda.

"Tapi ini adalah tindakan proses turun temurun kekaisaran dari dinasti ke dinasti," kata pria yang diduga sebagai pimpinan organisasi tersebut.


Sunda Empire memiliki enam wilayah yaitu pertama Sunda Atlantik dengan menempatkan posisi Bandung sebagai korps diplomatik dunia. Kedua, Sunda Nusantara yaitu tatanan negara dimulai dari Benua Australia, Papua Nugini, Indonesia, Malaysia, Singapura dan Filipina.

Selanjutnya, Vietnam, Benua Cina seluruhnya, Mongolia, Rusia, Jepang, Korea Selatan dan Utara. Menurutnya, total negara dalam Sunda Nusantara mencapai 54 negara.

"Selanjutnya, Sunda Eropa, Sunda Pasifik kemudian ada Sunda Mainland. Masing masing kekaisaran, ada perdana menteri dunia," katanya.

Pria dalam video itu mengungkapkan pada pertemuannya di Bandung, sebagai korps diplomatik dunia dilakukan karena pada 2020 seluruh negara harus mendaftar ulang dan khususnya penyelesaian utang di Bank Dunia.

Editor: Daddy Mulyanto

Komentar