Kuasa Hukum ZA Sesalkan Putusan Hakim

kuasa-hukum-za-sesalkan-putusan-hakim Hakim PN Kabupaten Malang, memutuskan vonis kepada ZA pidana pembinaan selama 1 tahun.. (net)

PINDAINEWS, Malang --  Kasus terbunuhnya begal oleh pelajar di Kabupaten Malang, menarik perhatian banyak kalangan. Setelah melalui proses persidangan, pada Kamis (23/1/2020), Hakim Tunggal Pengadilan Negeri Kabupaten Malang, Nuny Defiary, memutuskan vonis kepada ZA, terdakwa, berupa pidana pembinaan dalam lembaga selama 12 bulan.

Menanggapi putusan tersebut, Kuasa Hukum ZA, Riza Hidayat, menyesalkannya. Dia menilai Majelis Hakim Pengadilan Negeri Kabupaten Malang tidak mempertimbangkan pasal pemaaf, yaitu Pasal 49 ayat 1 dan 2 KUHP.

Pasal 49 ayat 1 KUHP menyebutkan, tidak dipidana, barang siapa melakukan perbuatan pembelaan terpaksa untuk diri sendiri maupun orang lain, kehormatan, kesusilaan, atau harta benda sendiri maupun orang lain, karena ada serangan atau ancaman serangan yang sangat dekat pada saat itu yang melawan hukum.

"Hakim tidak mempertimbangkan pasal 49 ayat 1 dan ayat 2 KUHP, yang dapat menjadi bahan pertimbangan untuk unsur pembenar dan pemaaf," tandas Bhakti, di Pengadilan Negeri Kabupaten Malang.

Menurut Bhakti berpendapat, hakim tidak memperhatikan alasan mengapa ZA menikam Misnan (35), salah seorang begal atau pelaku perampasan. Padahal, begal yang terbunuh, sempat mengancam bahwa dia akan memperkosa kekasih ZA.

Selain itu, bersama rekannya, Ali Mava, Misnan pun sempat merampas kunci sepeda motor dan telepon seluler ZA dan kekasihnya. Berdasarkan rangkaian kejadian itu, ZA menusuk Misnan menggunakan pisau yang dia ambil dari dalam jok sepeda motor.

"Sang anak (ZA) mengakui penikaman itu. Tapi tidak majelis hakim tidak memperhatikan alasan ZA melakukannya (penikaman). Itu terjadi karena ada proses pengancaman pemerkosaan, ada permintaan harta bendanya secara paksa," ujar Bhakti.

Dalam sidang pembacaan putusan, Kamis (23/1), Hakim Tunggal Pengadilan Negeri Kabupaten Malang Nuny Defiary menyatakan, ZA terbukti melanggar Pasal 351 ayat 3 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang perkelahian yang menyebabkan kematian.

Hakim memutuskan hukuman pidana pembinaan dalam lembaga selama satu tahun pada Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Darul Aitam, Wajak, Kabupaten Malang, Jatim.

Editor: Erwin Adriansyah

Komentar