Ribuan Warga Bandung Bersatu dalam Parade Rumah Bersama

ribuan-warga-bandung-bersatu-dalam-parade-rumah-bersama Parade 'Deklarasi Rumah Bersama' di sekitaran Jalan Asia Afrika, Sabtu (15/02).. (Tri Widiyantie/PINDAINEWS)

PINDAINEWS, Bandung - Sebanyak 6.000 peserta yang merupakan warga Kota Bandung bersatu dalam acara akbar 'Deklarasi Rumah Bersama' di sekitaran Jalan Asia Afrika, Sabtu (15/02).

Peserta terdiri dari lintas agama, Islam, Kristen, kresten katolik, Budha, Hindu serta Konghucu dan yang lainnya.

Mereka bersatu dalam beragam persatuan umat beragama di Kota Bandung yakni para tokoh agama dan juga dari 'Kampung Toleransi' beberapa Kecamatan di Kota Bandung.

Digelarnya parade budaya tersebut  merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dalam memelihara dan meningkatkan situasi Kota Bandung yang kondusif. Parade itu juga dalam rangka mewujudkan visi Kota Bandung uang Unggul, Nyaman, Sejahtera, dan Agamis.

Wali Kota Bandung, Oded M Danial mengatakan lewat acara parade 'Bandung Rumah Bersama' tersebut Pemkot Bandung ingin menyampaikan kepada masyarakat Kota Bandung khususnya, Bahwa Bandung itu merupakan rumah kita bersama.

"Saya mang Oded sebagai Wali Kota dan juga sebagai èmangnya salarea (semuanya, red) dan juga bapak warga Kota Bandung, saya mohon Bandung milik bersama mari kita rawat bersama," tegasnya disela-sela acara Parade Bandung Rumah Bersama, Sabtu (15/02).



Menurutnya, mudah-mudahan dengan semangat deklarasi Bandung Rumah Bersama Kota Bandung Akan semakin Kondusif aman dan nyaman. "Ibaratnya Bandung itu ada terasnya kita rawat bersama, ada ruang tamunya kita rawat bersama, sampai dapurnya kita rawat bersama," tuturnya.

Dengan begitu, lanjutnya, kalau sudah aman dan nyaman, Oded berharap dalam membangun Bandung pun insyallah akan lancar. "Dan kedepanya saya yakin Insya Allah, Bandung akan memiliki sebuah program pembangunan yang begitu besar dan banyak," papar Oded.

Program-program tersebut dijelaskannya antara lain bidang pembangunan kota dan lingkungan, dan pengelolaan sampah. "Untuk bidang pembangunan kota, kita akan bangun beberapa Flyover Insya Allah, kemudian urusan-urusan ekonomi akan kita bangun semuanya. Pengelolaan sampah, yang pasti kita bangun semua. Namun melakukan pembangunan tersebut kita butuh suasana kondusif dan warga yang memiliki rasa bahwa Bandung milik kita bersama," katanya.



Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat dan Kemasyarakatan (Kesra) Kota Bandung, Bambang Sukardi mengungkapkan, deklarasi tersebut dapat menjadi bagian dari kunci kerukunan umat beragama di Kota Bandung. 'Toleransilah yang menjadi kunci dari kerukunan, karena itulah dalam deklarasi ini ribuan umat beragam berkumpul dan berbagi energi positif antara satu sama lain," ujarnya.

Sementara Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Bandung, Ahmad Suherman menegaskan lewat Parade Deklarasi Rumah Bersama dapat membuktikan bahwa Kota Bandung memang kota yang toleran dan rukun. "Harapan semua pastinya agar warga Kota Bandung rukun dan menjaga toleransi. Semoga dengan begitu tidak akan jadi perpecahan," tandasnya.

Selain acara parade, beragam pertunjukan seni pun ditampilkan antara lain Calung, Angklung, Reog, Hadroh, Gambus, Marawis, Qosidah, Baleganjur, Barong, Barongsai, Canger, Pujaning Takshu, Wushu, Pencak Silat, Marching Band, dan Paduan Suara.




Editor: Daddy Mulyanto

Komentar