Perangi Corona, Ini Langkah BJB Lainnya

perangi-corona-ini-langkah-bjb-lainnya bjb lakukan penyemprotan disinfektan di 69 lokasi.. (Istimewa)

PINDAINEWS, Bandung -- Berbagai pihak, kini, begitu gencar memerangi penyebaran virus corona. Upaya itu pun dilakukan PT Bank Pembangunan Daerah Jabar-Banten Tbk alias bank bjb.

Hingga kini, bank bjb terus menggulirkan banyak cara menanggulangi wabah COVID-19.  Yang terbaru, bersama Human Initiative Jabar, bank bjb melakukan penyemprotan disinfektan di 69 titik, termasuk penyediaan hand sanitizer.

"Yaitu, meliputi sarana-sarana dan fasilitas-fasilitas umum di Bandung Raya. Misalnya, sekolah, masjid, termasuk rumah dinas dan jaringan kantor kami. Penyemprotan kami lakukan secara bertahap," tandas Vice President Corporate Secretary Division, Widi Hartoto, Jumat (27/3/2020).

Widi meneruskan, upaya ini merupakan bentuk kepedulian jajarannya terhadap perkembangan terkini berkenaan dengan wabah corona, yang belum sepenuhnya terkendali. 

Harapannya, ucap Widi, upaya pihaknya itu berdampak dan bermanfaat bagi masyarakat. "Pemerintah dan seluruh elemen bangsa Indonesia disibukkan oleh berbagai upaya penanggulangan pandemi corona. Kami bjb turut serta mengupayakan langkah-langkah untuk bahu-membahu dan bekerja sama menjaga kondusifitas ruang hidup," kata Widi. 

Sebagai upaya mitigasi, Widi melanjutkan, pihaknya melakukan serangkaian upaya pencegahan penyebaran corona. Sebelumnya, tuturnya, pihaknya memberikan edukasi, tata cara pencegahan, dan  reaksi cepat menyikapi COVID-19 kepada seluruh insannya. 

Lalu, lanjut dia, pihaknya pun menerapkan Protokol Kesehatan Penanganan COVID-19 terbitan pemerinta. Dalam hal ini, jelas dia, pihaknya memberlakukan sejumlah poin peraturan pelayanan demi menjaga keselamatan dan kesehatan seluruh pegawai termasuk nasabah. 

Caranya, terang dia, mengecek suhu, menyediakan hand sanitizer, disinfeksi rutin, mengampanyekan perilaku hidup bersih dan sehat, termasuk imbauan untuk tidak melakukan perjalanan yang tidak perlu.

"Kami pun menyusun matriks risiko penyebaran COVID-19 di seluruh jaringan kantor bank dalam berbagai lapisan status," ucapnya. Yakni,  jelas Widi, hijau  yang berarti status operasional normal sebelum terdapat kasus virus di sekitar wilayah kantor.

Kemudian, status kuning yakni operasional normal disertai pencegahan ketika terdapat informasi kasus COVID-19 di sekitar jaringan kantor. Selanjutnya, status jingga yakni operasional normal disertai kewaspadaan jika dugaannya, pegawai atau keluarga terjangkit corona. "Sedangkan status merah, berarti penanganan darurat/evakuasi ketika pegawai atau keluarga positif COVID-19," ujar Widi. 

Perbankan BUMD Jabar ini pun, tambahnya, merenarpkan skema work from home (WFH) bagi sejumlah pegawai. Termasuk, ungkapnya, pihaknya mendonasikan dana bantuan bernilai Rp 2 miliar yang merupakan bagian program Corporate Social Responsibility (CSR), melalui Jabar Quick Response (JQR).

Editor: Erwin Adriansyah

Komentar