Mobilitas Berkurang, Konsumsi BBM Drop Drastis

mobilitas-berkurang-konsumsi-bbm-drop-drastis Konsumsi BBM jauh berkurang.. (Ilustrasi/net)

PINDAINEWS, Jakarta -- Terjadinya wabah Covid-19 di Indonesia menyebabkan pemerintah melakukan berbagai upaya antisipasi. Di antaranya, memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), termasuk pelarangan mudik.

Adanya peraturan itu, mobilitas publik pun berkurang. Secara otomatis, hal itu menyebabkan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) juga berkurang.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Fajriyah Usman, Kamis (21/5/2020), mengakui bahwa kebutuhan dan konsumsi seluruh BBM jenis gasoline, yaitu Premium, Pertalie, dan Pertamax Series, turun drastis. "Benar. Jika perbandingannya dengan kondisi normal, saat ini, konsumsi gasoline turun drastis hingga 27,5 persen atau sekitar 67,7 Kilo Liter (KL) per hari,"  tandas Fajriyah.

BACA JUGA : 


Seperti Ini Prediksi Konsumsi Elpiji Momen Idul Fitri

Berkurangnya konsumsi pun terjadi pada BBM jenis Gasoil, yakni 22,8 persen atau 31,9 KL per hari. Bahkan, konsumsi Avtur berkurang sangat luar biasa. Perkiraannya, konsumsi Avtur berkurang sebesar 602 KL per hari atau 95 persen.

"Kebutuhan BBM jelang Idul Fitri 2020 turun signifikan. Itu karena masih dalam situasi pandemi COVID-19 sehingga mobilitas kendaraan sangat rendah," jelasnya. 

Kendati demikian, tegasnya, secara nasional, pihaknya tetap tetap menyiagaan 7.023 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). 

BACA JUGA : 


Mantap, Stok BBM dan Elpiji Aman

Editor: Erwin Adriansyah

Komentar