AS-China Mereda, Rupiah Menggeliat Lagi

as-china-mereda-rupiah-menggeliat-lagi Hari ini, rupiah menggeliat lagi, posisinya Rp 14.130 per dolar AS.. (Ilustrasi/net)

PINDAINEWS, Jakarta -- Setelah sempat kurang harmonis selama beberapa hari, hubungan Amerika Serikat (AS) dan China membaik lagi. Kondisi itu berimbas positif pada rupiah.

Buktinya, pada penutupan transaksi antarbank, Rabu (24/6/2020) petang, rupiah menggeliat lagi. Kini, rupiah menguat 32 poin atau 0,22 persen menjadi Rp 14.130 per dolar AS. Sebelumnya, rupiah berada pada level Rp 14.162 per dolar AS.

Saat pembukaan transaksi, Rabu (24/6/2020) pagi, rupiah menguat, yaitu pada posisi Rp 14.135 per dolar AS. Selama hari ini, pergerakan rupiah berada pada kisaran Rp 14.110-Rp14.159 per dolar AS.

Pada hari yang sama, kurs tengah Bank Indonesia (BI) juga menunjukkan rupiah menguat. Posisinya menjadi Rp 14.160 per dolar AS. Hari sebelumnya, posisi rupiah yaitu Rp 14.265 per dolar AS.

"Para pelaku pasar lega sehubungan dengan membaiknya hubungan AS-China," tandas Direktur PT TRFX Garuda Berjangka,k Ibrahim Assuaibi.

Ibrahim mengemukakan, Penasihat Perdagangan Kepresidenan AS, Peter Navarro, sempat membuat kegaduhan. Dia menyatakan, usainya kesepakatan dagang AS-China. Kegaduhan itu membuat Navarro mengklarifikasi pernyataannya.

Ibrahim mengutarakan, ada penegasan penasihat Ekonomi Kepresidenan AS, Lawrence Kudlow, yang menyatakan bahwa belum ada pencabutan kesepakatan dagang AS-China. Ibrahim meneruskan, Kudlow memuji China karena konsistensinya menjalankan poin-poin kesepakatan dagang. 

"Misalnya, memborong produk-produk AS," katanya. Dia menambahkan, pasar merespons positif pernyataan Kudlow yang menyatakan bahwa di AS tidak terjadi second wave Covid-19.

Sentimen positif berikutnya, lanjut Ibrahim, yakni proposal stimulus tambahan bagi sektor infrastruktur, yang mencakup pembangunan jalan, jembatan, pelabuhan, energi, sekolah, dan sejumlah proyek lain, yang bernilai 1,5 triliun dolar AS. Dalam waktu dekat, ucapnya, parlemen AS segera membahas proposal itu.

Prediksinya, proposal stimulus tambahan itu terealisasi. Pasalnya, terang dia, Menteri Keuangan AS, Steven Mnuchin, mengisyaratkan, paket stimulus berikutnya fokus membuat orang-orang beraktivitas lagi.


Editor: Erwin Adriansyah

Komentar