Ada Rapid Tes di Dua Belas Stasiun

ada-rapid-tes-di-dua-belas-stasiun Stasiun Bandung jadi satu di antara 12 stasiun sebagai titik rapid test.. (Adriansyah/PINDAINEWS)

PINDAINEWS, Bandung -- Guna mengantisipasi penyebaran Covid-19 sekaligus memastikan keamanan para penumpangnya, jajaran PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero) terus melakukan berbagai upaya. Yang terbaru, PT KAI (Persero) menjalin kerjasama dengan korporasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) lainnya, PT Rajawali Nusindo, anak perusahaan PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) (Persero).

Bentuknya, dalam hal penyelenggaraan Rapid Test atau test cepat Covid-19. "Berdasarkan kerjasama ini, terdapat 12 stasiun di wilayah Jawa, termasuk Jabar, yang menjadi titik Rapid Test," tandas Executive Vice President PT KAI (Persero) Daerah Operasional (Daop) 2 Bandung, Iwan Eka Putra, di Ruang VIP Utara Stasiun Bandung, Kamis (30/7/2020).

Mantan Deputy Vice President PT KAI (Persero) Daop 3 Cirebon ini menyebutkan, di antara ke-12 stasiun yang menjadi lokasi Rapid Test, Stasiun Bandung menjadi bagiannya. Sebelas stasiun lainnya, ungkap dia, yaitu Pasar Senen (Jakarta), Gambir (Jakarta), Cirebon, Tawang (Semarang) Purwokerto, Yogyakarta, Balapan (Solo), Madiun, Gubeng (Surabaya), Pasar Turi (Surabaya), dan Malang.

Khusus Stasiun Bandung, jelas Iwan, pelaksanaan Rapid Test bergulir mulai 30 Juli 2020. yaitu pukul 08,00-19.00. Rapid test yang tarifnya Rp 85 ribu per orang ini, terangnya, peruntukannya khusus bagi para penumpang kereta jarak jauh yang memiliki booking code.

Iwan mengutarakan, Rapid Test ini untuk memudahkan para penumpang yang hendak bepergian menggunakan kereta pada masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). "Harapannya, para pengguna dan penumpang kereta memanfaatkan sarana pelayanan kesehatan ini secara maksimal," tutupnya.

Editor: Erwin Adriansyah

Komentar