Kosta Rika Alami Pelemahan Ekonomi Terparah Sejak 1982 Akibat Corona

kosta-rika-alami-pelemahan-ekonomi-terparah-sejak-1982-akibat-corona Warga di Kota Sab Jose, Kosta Rika, antre mendapatkan bahan pangan gratis. (Antara/Reuters)

PINDAINEWS - Perekonomian Kosta Rika diperkirakan akan melemah sebesar 5 persen pada akhir tahun ini, akibat dampak dari pandemi virus corona, sebagaimana dikatakan oleh bank sentral setempat pada Kamis (30/7/2020).

Pelemahan tersebut akan menjadi penurunan tertajam sejak 1982 bagi negara Amerika Tengah itu.

Perkiraan bank sebelumnya pada bulan April lalu memprediksi pelemahan sebesar 3,6 persen pada akhir 2020. Hingga saat ini, kasus virus corona di Kosta Rika mencapai jumlah total 17.000 dengan 140 kasus kematian, menurut penghitungan resmi pemerintah setempat.

Pimpinan bank sentral, Rodrigo Cubero, mengatakan pihaknya memperkirakan "kemungkinan pemulihan sebagian" tahun depan dengan pertumbuhan ekonomi sebesar 2,3 persen, namun dia juga mengingatkan bahwa perkiraan tersebut dapat berubah seiring dengan pergerakan pandemi COVID-19.

Pelemahan ekonomi dalam kuartal kedua mencapai 9 persen, kata Cubero, dengan industri wisata utama negara itu, yang terdiri dari hotel dan restoran, menyusut hampir setengah.

Presiden Carlos Alvarado menawarkan rencana pada pekan ini untuk membuka kembali ekonomi yang terguncang sejak Sabtu dalam upaya untuk menghidupkan kembali kegiatan ekonomi dan membantu bisnis untuk membentuk rencana ke depan.

Pemerintah juga mengupayakan pemangkasan pengeluaran dan mempertimbangkan batas kreditnya, terutama Pengaturan Stand-By yang dimiliki dengan Dana Moneter Internasional yang dapat menyediakan 2,25 miliar dolar AS selama beberapa tahun ke depan.

Editor: Mohamad Taufik

Komentar