Ledakan Besar di Beirut Lepaskan Gas Beracun, Netizen Berduka

ledakan-besar-di-beirut-lepaskan-gas-beracun-netizen-berduka Sebuah ledakan dahsyat terjadi di Beirut, Lebanon, Selasa (4/8/2020).. (net)

PINDAINEWS - Ledakan besar yang terjadi di Beirut, Lebanon, pada Selasa (4/8) waktu setempat meninggalkan duka mendalam bagi warga global. Netizen di seluruh dunia pun berbondong-bondong memberikan doa untuk Lebanon.

Warganet Twitter ramai mengirim doanya lewat tagar #PrayForLebanon. Hashtag tersebut kini tengah menjadi trending topik di Indonesia dengan total kicauan mencapai lebih dari 118 ribu tweet.

Beberapa netizen juga turut memberikan dorongan semangat bagi warga Beirut agar bisa segera pulih dari peristiwa yang mengerikan itu.

Selain #PrayForLebanon, belasungkawa netizen juga turut membawa nama ibu kota Lebanon, Beirut, masuk dalam daftar trending topik dengan total kicauan lebih dari 2,65 juta tweet.

Menurut kantor berita Lebanon, NNA, dan sumber dari aparat setempat, ledakan tersebut terjadi di area pelabuhan, di mana ada gudang penyimpanan bahan ledak. Belum diketahui pemicu ledakan tersebut.  

Selain guncangan hebat dengan radius jauh, ledakan tersebut juga melepaskan gas beracun.  Peringatan ini disampaikan oleh Kedutaan Besar AS di Beirut. Kedubes AS mendesak masyarakat Beirut di area ledakan untuk terus memakai masker.  

"Ada laporan gas beracun yang dilepaskan dalam ledakan itu sehingga semua di daerah tersebut harus tinggal di dalam ruangan dan memakai masker jika tersedia," tulis Kedubes AS dilansir CNN.

Jumlah korban jiwa dan luka-luka masih terus bertambah. Berdasarkan data terakhir, Menkes Libanon mencatat terdapat 50 korban jiwa dan 2.500 orang terluka. Masih banyak yang terperangkap di puing-puing bangunan.  

Ledakan dahsyat ini menghancurkan area pelabuhan dan meratakan banyak gedung. Penyebab ledakan belum diketahui. Sejauh ini, pemerintah menduga ledakan itu berasal dari gudang penyimpanan bahan peledak yang berada di area pelabuhan.




Editor: Daddy Mulyanto

Komentar