23 Pegawai Kecamatan Astanaanyar Positif Covid-19, Termasuk Camat

23-pegawai-kecamatan-astanaanyar-positif-covid-19-termasuk-camat Ilustrasi. (Net)

PINDAINEWS, Bandung - Jumlah pegawai di lingkungan Pemkot Bandung terkonfirmasi positif Covid-19 bertambah 23 orang. Mereka merupakan para pegawai yang bekerja di Kecamatan Astanaanyar.

Ke-23 orang pegawai yang bekerja di Kecamatan Astanaanyar, termasuk Camat yang terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut, sebelumnya menjalani tes swab yang dilaksanakan belum lama ini.

Dengan demikian berdasarkan catatan Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 hingga Senin (14/9/2020), total sebanyak 189 orang positif Covid-19 dari sekitar 2.000 pegawai yang menjalani tes swab. Jumlah pegawai ASN maupun non-ASN di Pemkot Bandung sebanyak 3.100 orang.

Camat Astanaanyar, Syukur Sabar menjelaskan, ke-23 pegawai tersebut, tersebar di lima kelurahan di lingkungan Kecamatan Astanaanyar, termasuk dirinya yang saat ini telah menjalani isolasi mandiri.

"Totalnya ada 23 pegawai dari ASN dan non-ASN. Saya sendiri sudah melakukan isolasi mandiri di rumah. Sudah tiga hari (swab tes 7 September), dan saya tidak tahu terpapar Covid-19 dimana," bebernya.

Syukur menjelaskan, dari 23 pegawai ASN dan non-ASN tersebut, delapan di antaranya bertugas di kantor Kecamatan Astanaanyar. Mereka, dipastikan telah melakukan isolasi secara mandiri setelah hasil swab tes diterima.

Saat ini, Pemkot Bandung telah melakukan tracing kepada masing-masing pihak keluarga terkonfirmasi Covid-19 dan melakukan swab tes.

"Semua sudah melakukan isolasi secara mandiri. Lalu, kita pun sudah melakukan tracing dengan harapan hasilnya negatif," imbuhnya.

Adanya puluhan ASN dan non-ASN yang terkonfirmasi positif, untuk pelayanan kepada masyarakat di lingkungan Kecamatan Astanaanyar, dia mengatakan tetap dilakukan meski terbatas. Salah satu contohnya adalah soal jam kerja. Kini pelayanan untuk umum dibatasi hingga pukul 12.00 WIB.

"Kita maksimalkan secara online, dan kita buka pelayanan yang sifatnya penting saja," tandasnya.


Editor: Mohamad Taufik

Komentar