Suku Bunga Acuan BI Tidak Berubah, Masih 4,0 Persen

suku-bunga-acuan-bi-tidak-berubah-masih-40-persen BankIndonesia tidak ubah suku bunga acuan, tetap 4,0 persen.. (net)

PINDAINEWS, Jakarta -- Demi menggeliatkan perekonomian nasional yang sempat mengalami keterpurukan akibat wabah Covid-19, Bank Indonesia (BI) menyusun berbagai upaya yang strategis. Di antaranya, berupa penetapan suku bunga acuan Seven Days Reverse Repo Rate.

Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara mengabarkan, berdasarkan Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI, 16-17 September 2020, bank sentral Indonesia ini memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuannya tetap pada level 4,0 persen.

Putusan lainnya, BI pun tidak mengubah suku bunga deposit facility, yaitu 3,25 persen. Begitu juga dengan suku bunga lending facility, yang besarnya masih 4,75 persen. Ini berarti, secara total, periode Juli 2019-September 2020, BI memangkas suku bunga acuan sebesar 175 basis poin.

Gubernur BI, Perry Warjiyo, mengemukakan, suku bunga acuan sebesar 4,0 persen ini merupakan yang terendah sejak 2016. "Tujuannya, sebagai pemicu pertumbuhan ekonomi," tandas Perry, Kamis (17/9/2020). Perry mengutarakan, pihaknya tidak mengubah suku bunga acuan demi stabilitas rupiah untuk menyikapi inflasi prediksinya tetap rendah.  

Guna mendukung dan mendorong recovery ekonomi akibat dampak Covid-19, tegas Perry, pihaknya menekankan penyediaan likuiditas. Selain itu, lanjutnya, pihaknya pun mendukung pemerintah mempercepat realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2020.

"Hingga 15 September 2020, kami menambah quantitative easing atau likuiditas pada perbankan. Nilainya sekitar Rp 662,1 triliun," tutup Perry.

Editor: Erwin Adriansyah

Komentar