Rupiah Tertekan Lagi, Drop 30 Poin

rupiah-tertekan-lagi-drop-30-poin Petang ini, rupiah melemah 30 poin.. (antaranews.com)

PINDAINEWS --  Perkembangan rupiah pada pertengahan pekan keempat September 2020 kurang menggembirakan. Pada penutupan transaksi antarbank, Rabu (23/9/2020) petang, rupiah terkoreksi lagi.

Petang ini, rupiah melemah 30 poin atau 0,2 persen. Posisinya menjadi Rp 14.815 per dolar Amerika Serikat (AS). Sebelumnya, rupiah berada pada level Rp 14.785 per dolar AS.

Sebenarnya, saat pembukaan transaksi tadi pagi, rupiah sempat menguat. Saat itu, posisinya Rp 14.775 per dolar AS. Hari ini, pergerakan rupiah pada level Rp 14.765-Rp14.839 per dolar AS.

Kondisi yang sama tercermin pada kurs tengah Bank Indonesia (BI). Hari ini, kurs tengah BI menunjukkan, posisi rupiah merosot, yaitu menjadi Rp 14.835 per dolar AS. Hari sebelumnya, posisi rupiah yaitu Rp 14.782 per dolar AS.

Kepada Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara, Direktur PT TRFX Garuda Berjangka, Ibrahim Assuaibi, Rabu (23/9/2020) petang, mengemukakan, ada beberapa faktor eksternal yang memicu rupiah menjadi tidak berdaya terhadap dolar AS.

Yaitu, ujarnya, adanya komentar Presiden The Federal Reserve Branch Chicago, Charles Evans. Yaitu, jelasnya, Evans mendorong dolar lebih tinggi, setelah ia mencapai nada hawkish. Selain itu, ujarnya, Evans pun menyatakan bahwa upaya pelonggaran kuantitatif lebih lanjut bisa saja tidak mendorong perkembangan ekonomi AS.

Selain itu, lanjutnya, terbitnya rilis data ekonomi AS. Data itu, tuturnya, menunjukkan, bahwa pada Agustus 2020, penjualan properti yang mengalami kenaikan, yakni menjadi 6 juta unit. Itu, jelasnya, merupakan level tertinggi selama 14 tahun terakhir.

Masih terjadinya Covid-19 di beberapa negara Eropa dan AS pun berefek pada rupiah. 

Editor: Erwin Adriansyah

Komentar