Tidak Ada Izin Keramaian, Aktivitas KAMI Dibubarkan Kepolisian

tidak-ada-izin-keramaian-aktivitas-kami-dibubarkan-kepolisian Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko.. (antaranews.com)

PINDAINEWS -- Di Indonesia, terdapat sebuah peraturan tentang izin keramaian. Apabila sebuah aktivitas tidak berizin keramaian, otomatis, pihak berwenang berhak membubarkan kegiatan itu.

Hal itu dilakukan jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Jatim. Diwartakan Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara, Senin (28/9/2020), Polda Jatim membubarkan aktivitas Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) yang berlangsung pada beberapa tempat. Di antaranya, Gedung Juang 45, Gedung Museum Nahdlatul Ulama (NU), dan Gedung Jabal Noer.

Penyebabnya, aktivitas-aktivitas KAMI itu tidak berizin keramaian.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Jatim, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, mengakui adanya pembubarkan aktivitas KAMI itu. Trunoyudo menjelaskan, acuan pembubaran kegiatan KAMI pada beberapa tempat di Surabaya itu yakni Peraturan Pemerintah (PP) 60/2017 pasal 5 dan pasal 6. 

"Isinya, setiap kegiatan, baik lokal maupun nasional, harus ada memiliki izin yang diterbitkan pihak berwenang," tandas Trunoyudo.

Truno, sapaan akrabnya, menerangkan, apabila aktivitasnya berskala nasional, penyelenggaranya harus memiliki izin pada H-21 pelaksanaan agenda tersebut. "Berdasarkan data dan informasi, surat administrasi, pemberitahuan itu baru terbit 26 September 2020. Itu berarti, suratnya terbit dua hari yang silam," terang perwira berpangkat melati tiga ini.

Dia mengutarakan, ternyata, terdapat beberapa perubahan mendasar berkenaan dengan tempat pertemuan. Yang pertama, Gedung Juang, kemudian bergeser ke gedung museum NU. Terakhir, berlangsung di di gedung Jabal Noer. "Jadi, secara administrasi, persyaratannya tidak sesuai PP 60/2017," jelasnya.

Alasan lainnya, sambung dia, berkenaan dengan kesehatan. Pada masa pandemi, tegas dia, kesehatan dan keselamatan masyarakat menjadi hal yang utama. 

Editor: Erwin Adriansyah

Komentar