Supratman Freedom Military, Bukan Sembarang Hobi

supratman-freedom-military-bukan-sembarang-hobi Supratman Freedom Military.. (Trie Widiyantie/PindaiNews)

PINDAINEWS, Bandung -- Sejak lama, Bandung terkenal sebagai kota yang penuh kreativitas. Banyak komunitas lahir di Kota Kembang. Satu di antaranya, Supratman Freedom Military.

Meski baru terdeklarasi pada 4 Juli 2020, komunitas ini semakin menggeliat, Itu terjadi melalui beragam aktivitasnya. Hampir dalam setiap aktivitasnya, komunitas ini menerapkan Style Army Look.

Namun, penampakan Army Look itu bukan sekadar bergagah-gagahan. Mereka pun kerap menyisipkan pesan edukasi dalam setiap kegiatannya, utamanya, berkenaan dengan koleksi komunitas yang bersekretariat di Jalan Supratman 102 Bandung ini.

Contohnya, pada Jumat malam pekan kemarin, komunitas ini membahas patch atau bordiran. Ternyata pemasangan patch memiliki makna dan lokasi tertentu. "Jadi tidak asal menempel pada baju. Bahkan, tidak sedikit patch bersejarah dan aturan tata letak pemasangannya," tandas Sekretaris Supratman Freedom Military, Willy. 

Dia menjelaskan, setiap patch itu memiliki nilai historis pembuatannya. Misalnya, jelas dia, mulai tahun edisi, warna, jahitan, sampai posisi pememasangannya pada baju. 

Bahasan lainnya, kata dia, tentang sejarah setiap koleksi. Edukasi itu juga tentunya sangat bermanfaat bagi para anggota SMF. Ini, jelasnya, sebagai upaya pihaknya mengantisipasi penipuan barang-barang koleksi sisa perjuangan, yang cukup marak terjadi. 

Dia berpendapat, penipuan itu tidak hanya pada koleksi army asli. Banyak juga produk duplikat yang menjadi obyek penipuan pada online. 

Willy menambahkan, komunitas ini pun mengedukasi masyarakat, tidak hanya anggotanya, tentang sejarah dunia militer, khususnya, Indonesia. Dia berpandangan, saat ini, masih banyak masyarakat yang kurang memahami sejarah perjuangan di Indonesia. 

Editor: Erwin Adriansyah

Komentar