Fortnite Akhirnya Diblokir Aplikasi App Strore

fortnite-akhirnya-diblokir-aplikasi-app-strore App strore blokir gim fortnite. (antaranews.com)

PINDAINEWS.-- Epic Games dan Apple saling mengajukan tuntutan kepengadilan terkait kontrak kerjasama diantara keduanya.

Perseteruan tersebut, bermula saat Apple menghapus gim Fortnite dari App Store. Hal ini dikarenakan Epic Games menggunakan sistem pembayaran sendiri.

Pihak Epic Games pun sejak Agustus lalu menuntut Apple karena mereka mengenakan komisi 30 persen untuk pembelian di App Store. Epic Games juga menuduh Apple antikompetisi.

Dilansir dari LKBN Antara, Hakim federal di California, Amerika Serikat, mengeluarkan keputusan bahwa Appe Inc bisa melarang gim buatan Epic Games "Fortnite" di App Store.

"Pengadilan tetap mempertahankan temuan dari perintah larangan sementara dan maka dari itu, mengabulkan sebagian dan menyangkal sebagian mosi Epic Games untuk perintah sementara," kata Hakim Distrik Yvonne Gonzalez Rogers, seperti dikutip Antara dari Reuters, Senin. 12 Oktober 2020.

Apple diizinkan memblokir gim Fortnite di toko aplikasi mereka, namun, tidak boleh merugikan peralatan untuk pegembang, termasuk perangkat lunak Unreal Engine yang digunakan oleh ratusan gim lain.

Epic Games bulan lalu mengajukan perintah sementara, preliminary injuction, agar gim Fortnite bisa kembali masuk ke App Store, termasuk juga akun pengembang.

Epic Games sejak Agustus lalu menuntut Apple karena mereka mengenakan komisi 30 persen untuk pembelian di App Store. Epic Games juga menuduh Apple antikompetisi.

Tuntutan ini bermula ketika Apple menghapus gim Fortnite dari App Store karena Epic Games menggunakan sistem pembayaran sendiri, alih-alih menggunakan sistem buatan Apple sesuai dengan kebijakan yang berlaku.

Apple juga mengancam Epic Games akan menghapus akun pengembang mereka. Pengadilan sebelumnya mengeluarkan perintah darurat yang menyebutkan Apple boleh menarik gim Fortnite dari App Store, namun, tidak boleh untuk peralatan pengembang buatan Epic Games.

Hakim distrik tersebut mengatakan Epic Games memiliki alasan yang kuat soal distribusi eksklusif di App Store dan sistem komisi 30 persen, namun, argumen kontra yang mereka sampaikan kurang cukup.

Editor: DARMO SURYO

Komentar