CEPI Percayai Bio Farma Produksi Vaksin Covid-19

cepi-percayai-bio-farma-produksi-vaksin-covid-19 PT Bio Farma dipercaya CEPI produksi vaksin Covid-19.. (antaranews.com)

PINDAINEWS -- Publik Jabar, khususnya Kota Bandung, patut bangga karena memiliki holding Badan Usaha Milk Negara (BUMN) Farmasi, PT Bio Farma (Persero). 

Pasalnya, The Coalition for Epidemic Preparedness Innovations (CEPI) atau Koalisi Inovasi Persiapan Epidemi mempercayakan produksi vaksin Covid-19 bermulti platform, sebanyak 100 juta dosis per tahunnya, kepada PT Bio Farma (Persero)

Kepada Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara, Direktur Utama PT Bio Farma (Persero), Honesti Basyir, mengemukakan, ada fasilitas milik pihaknya yang digunakan CEPI memproduksi vaksin COVID-19 bermulti platform, sebanyak 100 juta dosis per tahunnya. Rencananya, ujar dia, produksinya berlangsung akhir triwulan IIV 2021 atau triwulan I 2022.

"Saat ini dunia berusaha menemukan vaksin Covid-19 melalui beragam jenis platform," tandasnya.

Honesti mengemukakan, saat ini, masih ada para pengembang vaksin Covid-19 di dunia yang belum memiliki fasilitas produksi massal secara mandiri. Karenanya, sebagai salah satu produsen vaksin yang punya fasilitas produksi massal, pihaknya memperoleh kepercayaan CEPI sebagai salah satu Potential Drug Manufacturer CEPI for Covid-19.

Honesti menuturkan, kepercayaan CEPI itu pun mengacu pada pengalaman pihaknya pada level global sejak 1997. "Saat ini, kami merupakan satu di antara 29 produsen vaksin dunia yang memiliki prakualifikasi Badan Kesehatan Dunia (WHO). Artinya syarat Good Manufacturing Practices (GMP) terpenuhi. Jadi, vaksin produksi kami digunakan 150 negara," urainya.

Meski fasilitas produksinya digunakan CEPI, Honesti menegaskan, hal itu tidak memengaruhi aktivitas rutin jajarannya. Itu karena, kilah dia, pihaknya memperhitungkan dan mempertimbangkannya secara matang.

Pada masa mendatang, ungkapnya, sinergi dengan CEPI tidak hanya pada vaksin Covid-19. Namun, tambah dia, juga mengembangkan vaksin lainnya, melalui berbagai teknologi terkini.

Editor: Erwin Adriansyah

Komentar