RK Isyaratkan Pemekaran, Jabar idealnya Punya 40 Kabupaten-Kota

rk-isyaratkan-pemekaran-jabar-idealnya-punya-40-kabupaten-kota Gubernur Jabar, Ridwan Kamil, isyaratkan pemekaran wilayah Jabar.. (antaranews.com)

PINDAINEWS, Bandung -- Banyak opsi yang bisa bergulir demi menopang sekaligus meningkatkan pembangunan, khususnya, di Jabar. Satu di antaranya, melalui pemekaran daerah.

Gubernur Jabar, Ridwan Kamil (RK), mengisyaratkan adanya pemekaran Provinsi Jabar. Dia berpendapat, idealnya tatar Pasundan memiliki 40 kabupaten-kota.

"Pemekaran wilayah menjadi salah satu solusi dalam upaya meningkatkan pembangunan daerah Jabar," tandas Emil, sapaan akrabnya, saat menjadi narasumber web seminar (webinar) Universitas Paramadina "The Implementation of Regional Economy in West Java", belum lama ini.

Mantan Wali Kota Bandung ini meneruskan, saat ini, ada beberapa hal yang pihaknya perjuangkan, yakni dalam hal pelayanan publik dan ekonomi. Sedangkan secara politik, lanjutnya, yaitu pemekaran wilayah. 

Emil mengutarakan, salah satu sumber terjadinya dinamika pembangunan Jabar yakni populasi penduduk yang pada 2019, hampir mendekati angka 50 juta jiwa.

Dia berpendapat, perkembangan penduduk itu berebut dan bersaing untuk menjadi atau memperoleh sumber daya, tata ruang, sekolah berkualitas, fasilitas kesehatan, dan transportasi. Karenanya, sahut dia, pengendalian populasi menjadi upaya pemecahan dinamika pembangunan Jabar.

Saat ini, tuturnya, jumlah penduduk Jabar hampir setara dengan Korea Selatan (Korsel), bahkan 100 persen lebih banyak daripada Australia. 

Mengacu Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jabar, pada 2019, ungkapnya, luas wilayah Jabar melebihi 35 ribu kilometer persegi. Terdiri atas 27 kabupaten-kota, 627 kecamatan, 645 kelurahan, dan 5.312 desa.

Secara ekonomi, Emil mengeluh, karena dia menilai ada kekurangadilan pemerintah pusat kepada Jabar. Dia menyinggung Jatim, yang berpopulasi 40 juta jiwa dan terdiri atas 38 kota-kabupaten. Namun, keluhnya, anggaran pemerintah pusat berbanding lurus dengan jumlah daerah, bukan jumlah penduduk.

Melihat kondisi itu, Emil berpandangan, pemekaran wilayah menjadi sebuah jalan keluar dalam upaya meningkatkan pembangunan daerah di Jabar.

Editor: Erwin Adriansyah

Komentar