Penguatan Rupiah Terus Berlanjut

penguatan-rupiah-terus-berlanjut Petang ini, rupiah tetap perkasa.. (antaranews.com)

PINDAINEWS -- Menjelang akhir pekan kedua Oktober 2020, rupiah terus menunjukkan kondisi positif. Pada sesi penutupan transaksi antarbank, Kamis (15/10/2020) petang, penguatan rupiah terus berlanjut.

Petang ini, rupiah kokoh 28 poin atau 0,19 persen. Posisinya Rp 14.690 per dolar Amerika Serikat (AS). Posisi sebelumnya Rp 14.718 per dolar AS.

Ketika sesi pembukaan transaksi tadi pagi, rupiah pun perkasa. Tadi pagi, rupiah berada pada level Rp 14.685 per dolar AS. Hari ini, pergerakan rupiah pada kisaran Rp 14.685-Rp 14.718 per dolar AS.

Perkasanya rupiah pun terlihat pada kurs tengah Bank Indonesia (BI), yang hari ini, menunjukkan, posisinya mata uang republik ini Rp 14.760 per dolar AS. Hari sebelumnya, rupiah berada pada level Rp 14.780 per dolar AS.

Kepada Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara, Direktur PT TRFX Garuda Berjangka, Ibrahim Assuaibi, mengemukakan, ada beberapa faktor yang membuat rupiah perkasa hari ini. "Di antaranya, pernyataan Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin. Pernyataannya mengurangi harapan terciptanya stimulus lebih lanjut sebelum pemilihan presiden 3 November 2020,"  tandasnya.

Ibrahim mengemukakan, dalam pernyataannya, Mnuchin mengatakan, sulit mencapai kesepakatan pada putaran berikutnya dengan Ketua Parlemen AS Nancy Pelosi sebelum pemilu.

Selain faktor eskternal, tambahnya, ada juga sentimen domestik yang menyebabkan rupiah kokh. Yaitu, sebutnya, catatan Badan Pusat Statistik (BPS) tentang neraca perdagangan RI pada September 2020, yang surplus 2,44 miliar dolar AS.

Editor: Erwin Adriansyah

Komentar