Kampanye Langsung di Pilkada Depok Masih Mendominasi

kampanye-langsung-di-pilkada-depok-masih-mendominasi ilustrasi Pilkada Depok. (antaranews.com)

PINDAINEWS-- Koordinator Divisi Hukum, Data Informasi, dan Humas Bawaslu Kota Depok, Andriansyah mengatakan, dari 217 kegiatan kampanye Pilkada Depok, metode pertemuan tatap muka dan dialog masih mendominasi dengan persentase 84 persen dan 9 persen pertemuan terbatas.

Sementara untuk metode kampanye door to door (direct selling) sebesar 7 persen dan untuk kampanye pertemuan dalam jaringan (daring) nihil.

"Tahapan Kampanye Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok telah berjalan lebih dari dua pekan dan masih akan bergulir hingga 5 Desember 2020, namun masih minim dilakukan kampanye dalam jaringan," kata Andriansyah dilansir Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara, Sabtu (17/10/2020).

Namun kendati demikian kata dia, Bawaslu Kota Depok beserta jajaran Panwas Kecamatan dan Kelurahan tetap melakukan pengawasan terhadap seluruh pelaksanaan kampanye pasangan calon. Meski ia berharap setiap pasangan calon bisa memanfaatkan kampanye dalam jaringan di tengah situasi Covid-19 yang belum reda.

Andriansyah mengatakan, berbeda dengan biasanya, di saat pandemi Covid-19 ini, masker menjadi bahan kampanye paling populer di kalangan calon kepala daerah, disusul, leaflet,  dan kalender.  Selain bahan kampanye tersebut, ada pula korek api, goddybag, dan bros.


Editor: Pesa S

Komentar