Pasca Penetapan 8 Tersangka Kebakaran Gedung Kejagung, Ini Harapan MPR

pasca-penetapan-8-tersangka-kebakaran-gedung-kejagung-ini-harapan-mpr Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo. (antaranews.com)
PINDAINEWS-- Pasca penetapan 8 tersangka penyebab kebakaran gedung Kejaksaan Agung (Kejagung) pada 22 September 2020 lalu oleh Bareskrim Polri, Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo memberikan apresiasi kepada jajaran kepolisian.

Pria yang akrab disapa Bamsoet ini menuturkan, proses investigasi dan penegakan hukum yang dilakukan Polri nantinya diharapkan bisa menjawab berbagai pertanyaan masyarakat terkait penyebab kebakaran.

Tak dipungkiri, banyak masyarakat yang beranggapan bahwa kebakaran tersebut diduga karena adanya sabotase terkait banyaknya kasus korupsi yang masih dalam proses di Kejaksaan Agung.

"Ujung dari proses penegakan hukum ini akan bermuara ke pengadilan nanti akan terlihat, apakah penetapan delapan tersangka tersebut mampu menjawab penyebab kebakaran gedung Kejaksaan Agung," kata Bamsoet, dilansir Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN), Antara, Sabtu (24/10/2020).

Kata dia, proses penegakan hukum nantinya harus menjunjung tinggi keadilan, jika terbukti secara sah dan meyakinkan di depan hukum bahwa kedelapan tersangka bersalah, maka mereka harus mendapat ganjaran yang setimpal sesuai peraturan perundangan yang berlaku.

"Dari sini kita belajar untuk tak boleh mengabaikan potensi terjadinya kebakaran. Dari hal kecil seperti puntung rokok saja, bisa menyulut kobaran besar api yang bisa melahap berbagai sudut ruangan, bahkan bisa membuat nyawa melayang," ujarnya.

Dari kebakaran Itu, ditaksir kerugian negara sebesar Rp 1,1 triliun. Bamsoet berharap, kelalaian ini tidak lagi terulang. Menurutnya, manajemen keselamatan harus diutamakan.

"Dari kebakaran gedung Kejaksaan Agung, potensi kerugiannya ditaksir mencapai Rp1,1 triliun, alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Ke depan tidak boleh lagi terjadi kebakaran di gedung milik pemerintah," katanya.
Editor: Pesa S

Komentar