BST Diperpanjang Hingga Juni 2021 dengan Jankauan 10 Juta KPM

bst-diperpanjang-hingga-juni-2021-dengan-jankauan-10-juta-kpm Bantuan Sosial Tunai. (ilustrasi/net)
PINDAINEWS-- Pemerintah berencana akan melanjutkan Bantuan Sosial Tunai (BST) bagi masyarakat terdampak Covid-19 hingga Juni 2021 mendatang. Pada program ini, pemerintah menargetkan jangkauan menjadi 10 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari sebelumnya yang hanya sembilan juta.

"Sesuai Keputusan Presiden akan dilanjutkan sampai Juni 2021. Tahun depan jumlah sasarannya menjadi 10 juta KPM," kata Direktur Jenderal Penanganan Fakir Miskin Kementerian Sosial Asep Sasa Purnama dikutip Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara, Senin (26/10/2020).

Namun demikian kata Asep, nilai bantuan akan berkurang menjadi Rp200 ribu per KPM per bulan dengan pertimbangan akan cukup banyak bantuan lainnya yang juga digulirkan pemerintah.

Bantuan Sosial Tunai (BST) ini sebelumnya telah disalurkan pada April-Juni 2020 dengan nilai bantuan sebesar Rp600 ribu per KPM, kemudian berkurang menjadi Rp300 ribu per KPM pada Juli-Desember 2020. 

Pengurangan ini lantaran seiring dengan banyaknya bantuan-bantuan lain yang juga diberikan oleh berbagai kementerian/lembaga.

BST gelombang I dan II hanya menjangkau 33 provinsi karena DKI Jakarta mendapatkan bantuan sosial sembako. Sedangkan pada 2021 BST akan menjangkau semua provinsi termasuk DKI Jakarta.

Saat ini kata Asep, realisasi BST secara nasional hingga kini sudah mencapai 82 persen. Penyaluran pun dilakukan bekerja sama dengan PT Pos melalui kantor pos, komunitas.

Adapula yang langsung ke rumah-rumah khusus bagi warga disabilitas berat maupun usia lanjut termasuk ke daerah tertinggal, terdepan dan terluar (3T).

Direktur Utama PT Pos Indonesia Faizal Rochmad Djoemadi mengatakan dalam pendistribusian BST, pihaknya mengerahkan 16.000 personel.

"Kami punya 4.500 Kantor Pos di seluruh Indonesia, kita akan mengirim undangan kepada penerima BST untuk mengambil bantuan. Kalau jauh dari Kantor Pos, sekitar lima km, kita yang datang ke kantor RW atau komunitas, kalau terlalu jauh sampai 20 km dan tidak mungkin berkumpul, kami antarkan ke rumah," kata Faizal.

Dari sembilan juta KPM yang menjadi target BST, sebanyak 8,6 juta KPM yang disalurkan PT Pos dengan serapan hingga tahap enam mencapai 96,79 persen

Editor: Pesa S

Komentar