Duh... Memalukannya Kelakuan 12 ABG Ini, Terpergok Lagi Mesum

duh-memalukannya-kelakuan-12-abg-ini-terpergok-lagi-mesum . (antaranews.com)

PINDAINEWS -- Sebaiknya, para orang tua lebih memperhatikan tingkah polah para putera-puterinya, terlebih yang berusia remaja. Pasalnya, saat ini, banyak hal dilakukan para Anak Baru Gede (ABG) yang melanggar norma susila, misalnya berbuat mesum.

Seperti yang terjadi di Palu, Sulwaesi Tengah. Melansir Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara, Senin (26/10/2020), Satuan Tugas (Satgas) Kebersihan, Keindahan, Keamanan, Ketertiban dan Kenyamanan (K5) Kelurahan Birobuli Selatan, Kota Palu, memergoki 12 ABG yang berbuat mesum.

Informasinya, belasan ABG itu berbuat mesum pada sebuah penginapan di wilayah Birobuli Selatan, Kota  Palu, akhir pekan kemarin. Belasan ABG berstatus pelajar dan beberapa di antaranya mahasiswa itu terjaring dalam sebuah Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) dan  Disiplin Penerapan Protokol Covid-19.

Di sebuah penginapan, Satgas K5 Birobuli Selatan yang terdiri atas Tentara Nasional Indonesia (TNI), polisi, lembaga adat, dan Aparatur Sipil Negara (ASN), memergoki enam pasang ABG bukan suami-isteri sedang bermesum ria.

Sontak, para petugas menggelandang ke-12 remaja bau kencur itu. Meski ke-12 ABG itu mengaku hanya berbincang-bincang di dalam kamar, tetap saja, aksi mereka sangat tidak pantas.

Koordinator Satgas K5 selaku Lurah Birobuli Selatan, Hisyam Baba di Kantor Kelurahan Birobuli Selatan, mengemukakan, pihaknya langsung mendata dan membina ke-12 ABG itu agar tidak mengulangi perbuatannya pada masa mendatang.

Selain itu, para ABG itu wajib membuat surat pernyataan. "Baru tujuh orang yang menghadap dan membuat surat pernyataan. Kami mengembalikan kartu identitas dan kendaraan ketujuh orang itu. Lima lainnya, yaitu identitas dan kendaraan, belum kami kembalikan," tandasnya.

Hisyam mengemukakan, bentuk pembinaan oleh Satgas K5, Lembaga Adat, dan Kelurahan Birobuli Utara kepada ke-12 ABG itu antara lain mengingatkan bahwa perbuatan itu melanggar, dilarang agama, hukum adat Suku Kaili, dan hukum Indonesia. "Kami pun mengingatkan mereka bahwa perbuatan itu memalukan keluarga dan orang tua mereka," tambahnya. 

Hisyam menegaskan, jika ke-12 ABG itu kembali melakukan hal yang sama, pihaknya tidak segan-segan menghukum mereka menggunakan sanksi adat. Saat ini, ujarnya, ke-12 ABG itu menjalani sidang adat dulu.

"Lalu, ada sanksi adat lainnya. Biasanya, menyediakan seekor kambing, sebilah parang, dan sebuah baki," tutupnya.


Editor: Erwin Adriansyah

Komentar