Sebanyak 59.757Jamaah Umrah Indonesia Sudah Kantongi Nomor Registrasi

sebanyak-59757jamaah-umrah-indonesia-sudah-kantongi-nomor-registrasi Kerajaan Arab Saudi kembali membuka penyelenggaraan ibadah umrah. (ilustrasi/net)
PINDAINEWS--Pasca diumumkannya lagi pembukaan ibadah umrah oleh pemerintah Arab Saudi, Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Arfi Hatim mengatakan, saat ini total ada 59.757 jamaah umrah Indonesia yang sudah mendapatkan nomor registrasi. Mereka siap diberangkatkan jika penyelenggaraan umrah sudah dibuka kembali.

Namun kata Arfi, saat ini yang menjadi persoalan adalah kebijakàan Saudi terkait pandemi Coronavirus Disease (Covid-19) yang mengakibatkan tertundanya keberangkatan

Mereka kata Arfi, sudah mendaftar di Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) dan sudah diinput dalam Sistem Komputerisasi Pengelolaan Terpadu Umrah dan Haji Khusus (SISKOPATUH).

Diterangkannya, dari jumlah itu, sebanyak 2.601 (4%) berusia di bawah 18 tahun, dan 30.828 (52%) jamaah berusia di atas 50 tahun.

"Ada 26.328 jamaah atau 44 persen dari mereka yang sudah mendapat nomor registrasi, berusia 18 sampai 50 tahun. Mereka masuk dalam kriteria yang dipersyaratkan Saudi untuk berangkat umrah di masa pandemi ini,"terang Arfi dalam rilisnya, Kamis (29/10/2020).

Sementara untuk jemaah yang memenuhi kriteria usia tersebut, sebanyak 21.418 orang sudah mendapatkan nomor porsi. Umumnya adalah jamaah yang sudah melakukan pembayaran. "Dari 21.418 jamaah, sebanyak 9.509 orang bahkan sudah lunas, sudah mendapat visa dan tiket keberangkatan saat terbitnya kebijakan penutupan oleh Saudi pada 27 Februari 2020,"lanjutnya.

Arfi mengatakan, jika Saudi memberi izin kepada Indonesia untuk melakukan perjalanan ibadah umrah, jamaah yang tertunda keberangkatan dan memenuhi kriteria persyaratan akan diutamakan untuk berangkat. Selain usia, ada sejumlah persyaratan lainnya yang juga harus dipenuhi, termasuk di antaranya adalah penerapan protokol kesehatan dan lainnya.

“Kami tengah memfinalkan rancangan Keputusan Menteri Agama atau KMA Penyelenggaraan Umrah di Masa Pandemi. Di situ mengatur juga persyaratan jamaah umrah. Tentu kami memperhatikan ketentuan Arab Saudi, termasuk juga ketentuan yang ditetapkan Kemenkes, Kemenkum HAM, Kemenhub, dan Satgas Covid-19 RI,” jelasnya.

"Bagi jamaah yang sudah mendaftar namun belum memenuhi syarat keberangkatan, dimohon bersabar, menunda keberangkatannya hingga pandemi berakhir," harapnya.

Editor: Pesa S

Komentar