Lontong Kari Tegalega, Pertahankan Resep Warisan Keluarga

lontong-kari-tegalega-pertahankan-resep-warisan-keluarga Lontong kari tegalega. ()

PINDAINEWS.Bandung, -- Lontong kari, tentu sudah tidak asing bagi para peningkat kuliner. Mulai dari pinggir jalan hingga cafe dan restoran menu ini sangat mudah ditemui.

Nah, jika sedang berlibur tidak ada salahnya untuk mencoba lontong kari tegalega yang berada di kawasan jalan pelindung hewan ini yah.

Potongan lontongnya cukup lembut dan besar besar, sehingga tidak susah saat akan di suap. Potongan lontong ini lalu disiram kuah kari panas dan kental plus potongan kulit (kikil) sapi besar - besar.

Harum aroma kental kari dengan warna kemerahan berpadu dengan putihnya lontong menjadi padanan pas hingga tak sabar untuk segera mencicipinya. Oh yah, karena kuah karinya dimasak dengan arang maka selain bikin panasnya awet juga ada sedikit aroma bakaran arang kayu yang khas.

Saat suapan pertama dimulut,wiih rasanya nendang banget. Pasalnya, rasa gurih kuahnya dapet dari santan kelapa, dan ada sedikit rasa pedas dari cabai sehingga kuahnya berwarna agak kemerahan. Potongan kulitnya juga tidak alot, jadi tak perlu perjuangan untuk melumatkannya.

Sebagai pelengkap, ada kerupuk aci yang diberi terasi sehingga warnanya merah. Nah, kerupuknya ini sendiri merupakan kerupuk khas kota Bandung dari daerah sukaleur Kopo yang dibuat secara home industri.

Lontong kari tegalega ini sudah ada sejak tahun 70 han, dan tempatnya juga tetap di pinggir jalan di kawasan tegalega Bandung. Untuk seporsi lontong kari tegalega ini dibandrol 15 ribu, sedangkan kerupuknya karena memang unik rasanya biasanya diborong satu toros.

Meski dipinggir jalan, namun yang antri selalu panjang karena sudah punya pelanggan tetap, dan rasanya tidak berubah alias resepnya diperthankan secara turun temurun.

Jika akhir pekan, agak siang sedikit saja tidak akan kebagian karena sudah habis diborng. Jadi saat liburan ke Bandung, yuk jelajahi jajanannya seperti lontong kari ini yah.

Editor: DARMO SURYO

Komentar