Duh, Setelah Presiden Kini Menteri kesehatan Ukraina positif COVID-19

duh-setelah-presiden-kini-menteri-kesehatan-ukraina-positif-covid-19 Duh, Setelah Presiden Kini Menteri kesehatan Ukraina positif COVID-19. (net)

PINDAINEWS.-- Usai mengumumkan kasus tertinggi positif covid-19 di Ukraina, Menteri Kesehatan Ukraina Maksym Stepanov menyatakan untuk sementara waktu dirinya akan melakukan isolasi mandiri setelah resmi dinyatakan positif covid 19.

"Ini adalah perang, setiap hari virus mengambil nyawa rakyat Ukraina," Ujar Stepanov saat mengumumkan kasus harian yang disiarkan langsung dari televisi nasional seperti dikutip dari LKBN Antara. Minggu (15/11/2020)

Dia mengatakan, ada 12.524 kasus baru ditemukan dalam waktu 24 jam terakhir di Ukraina. Sementara pada satu hari sebelumnya, jumlah pasien baru mencapai 11.787 orang. Total kasus positif di Ukraina mencapai 525.176 dan 9.508 di antaranya meninggal dunia.

"meskipun saya telah berhati-hati dan mengikuti protokol kesehatan, saya terkonfirmasi positif COVID-19 hari ini". Ujar Stepanov.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy saat ini juga masih dirawat di rumah sakit setelahterkonfirmasi positif COVID-19. Jumlah kasus harian di Ukraina mulai naik sejak September sehingga memaksa pemerintah untuk memberlakukan karantina tiap akhir pekan demi mengendalikan penyebaran penyakit.

Namun, otoritas di beberapa kota mengatakan mereka akan mengabaikan instruksi pemerintah karena karantina membuat perekonomian lumpuh.

Perdana Menteri Ukraina Denys Shmygal pada Jumat (13/11) mengatakan keputusan pemerintah mengikat untuk seluruh pihak dan Stepanov menjelaskan kebijakan karantina dapat membantu mengurangi beban tenaga kesehatan dan layanan kesehatan setempat.

"Jika kita menekan penyebaran penyakit selama dua hari (pada akhir pekan), kita akan mengurangi beban sistem kesehatan secara signifikan," kata Stepanov.

Kebijakan karantina saat akhir pekan berlaku pada 14-30 November. Selama karantina, sebagian besar toko dan sarana umum akan ditutup kecuali supermarket, apotek, rumah sakit, dan transportasi publik.


Editor: DARMO SURYO

Komentar