Kerja Keras, Konsistensi dan Keberuntungan Kunci Mir Raih Juara Dunia

kerja-keras-konsistensi-dan-keberuntungan-kunci-mir-raih-juara-dunia Kerja Keras, Konsistensi dan Keberuntungan jadi Kunci Mir Raih Juara Dunia MotoGP 2020.. (antaranews.com)

PINDAINEWS.-- Kerja keras, disiplin dan kekeompakan tim menjadi kunci keberhasilan Pebalap tim Suzuki Ecstar Joan Mir meraih gelar juara dunia motoGP 2020 di Grand Prix sirkuit Valencia, Spanyol.

Mir pertama kali mengendarai motor pada usia 6 tahun dan menjajal sebuah trek yang tak jauh dari kediamannya di Palma. Bersama sang ayah, mir berlatih dan terus berlatih hingga akhirnya bisa masuk dalam sebuah ajang balapan resmi.

"Ini adalah momen yang sangat indah dan saya sangat senang," kata Mir dikutip dari LKBN Antara. Senin (16/11/2020)

Pebalap berusia 23 tahun asal Mallorca tersebut berhasil mengunci titel kelas premier tahun ini dengan finis P7 di Grand Prix Valencia yang dimenangi oleh Franco Morbidelli.

Mir merayakan prestasi di tahun keduanya bertarung di kelas premier itu dengan melakukan wheelie dan membuat asap dari ban belakang motornya. Tidak ada fan yang menonton langsung di sirkuit namun keluarganya turut hadir di sana untuk selebrasi.

"Saya telah bertarung untuk ini selama hidup saya, saya tak bisa tertawa atau menangis tapi saya penuh dengan emosi," kata Mir.

Titel MotoGP pertama ini adalah kemenangan Mir pertama sejak masuk di tim Suzuki tahun 2000 silam. Di musim ini, kemenangan Mir diawalli dengan konsistensi lewat tiga kali finis runner-up dan tiga kali peringkat tiga sebelum satu kemenangan dari 13 balapan yang telah digelar.

Mir tiba di Grand Prix Valencia dengan keunggulan 37 poin dan itu berarti ia hanya perlu finis podium di balapan penultima itu untuk mengamankan titel, sedangkan finis peringkat empat cukup baginya jika Alex Rins maupun Fabio Quartararo tidak menang.

Quartararo menghancurkan peluang perebutan gelarnya ketika ia terjatuh di balapan hari itu. Pebalap berusia 21 tahun asal Prancis itu telah menang tiga balapan musim ini, meski dihantui penampilan tidak konsisten, dan sering dipandang sebagai penerus Marquez.

Namun pebalap tim Petronas Yamaha itu sudah terlebih dahulu goyah setelah hasil mengecewakan akhir pekan lalu dan keberuntungannya tidak membaik di balapan Minggu siang tadi.

Sementara itu rekan satu timnya, Franco Morbidelli meraih kemenangan ketiganya musim ini setelah tampil dominan dari pole position dan memimpin sepanjang lomba di Grand Prix Valencia hingga lap terakhir di mana ia terlibat pertarungan sengit dengan Jack Miller dari tim Pramac Racing.

"Ada sedikit angin dari belakang yang menghentikan saya meraih kemenangan tapi kami senang bisa kembali ke podium," kata Miller.

Morbidelli dan Miller saling menyalip beberapa kali di lap terakhir sebelum finis dengan jarak 0,093 detik.

Pol Espargaro melengkapi podium untuk KTM setelah finis peringkat tiga untuk kedua kalinya secara beruntun di Valencia.

Kemenangan Mir tersebut menjadi bekal bagi Suzuki yang berpeluang mengunci tiga gelar juara, dengan perebutan titel tim dan pabrikan di Portimao, Portugal pekan depan.

Editor: DARMO SURYO

Komentar