Neraca Perdagangan Surplus, Rupiah Perkasa Lagi

neraca-perdagangan-surplus-rupiah-perkasa-lagi rupiah menguat 60 poin atau 0,42 persen, menjadi Rp 14.110 per dolar AS.. (antaranews.com)

PINDAINEWS -- Setelah sempat terkoreksi dalam beberapa hari terakhir, memasuki pekan kedua November 2020, rupiah menggembirakan lagi.

Pada penutupan transaksi antarbank, Senin (16/11/2020) petang, rupiah perkasa lagi. Petang ini, menguat 60 poin atau 0,42 persen. Kini, posisinya Rp 14.110 per dolar Amerika Serikat (AS). Hari sebelumnya, rupiah berada pada level Rp 14.170 per dolar AS.

Saat pembukaan transaksi yang berlangsung tadi pagi, rupiah pun kuat. Tadi pagi, rupiah berada pada posisi Rp 14.130 per dolar AS. Hari ini, pergerakan rupiah pada kisaran Rp 14.110-Rp 14.130 per dolar AS.

Sama halnya dengan kurs tengah Bank Indonesia (BI), yang hari ini menunjukkan, rupiah menguat. Posisinya menjadi Rp 14.139 per dolar AS. Hari sebelumnya, posisi rupiah yakni Rp 14.222 per dolar AS.

Kepada Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara, Senin (16/11/2020), Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra, berpendapat, kuatnya rupiah pada petang ini karena neraca perdagangan Indonesia pada periode Oktober 2020 mengalami surplus.

"Selain itu, terbentuknya kerja sama 15 negara Asia Pasifik juga menjadi sentimen positif bagi rupiah," tandas Ariston.

Ariston menjelaskan, data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan, periode Oktober 2020, neraca perdagangan Indonesia surplus 3,6 miliar dolar AS. Nilai surplus itu melebihi perkembangan pada September 2020, yang saat itu, juga surplus 2,39 miliar dolar AS.

BACA JUGA : 


Indonesia Surplus 3,61 miliar dolar AS


Editor: Erwin Adriansyah

Komentar