Akibat Covid-19, Ribuan Industri Pariwisata Jabar Sempat Terpuruk

akibat-covid-19-ribuan-industri-pariwisata-jabar-sempat-terpuruk Festival Layang-layang Internasional di Pangandaan.. (antaranews.com)

PINDAINEWS, Bandung -- Sejak terjadinya wabah Covid-19, beragam sektor ekonomi mengalami keterpurukan. Kondisi itu pun dialami sektor pariwisata Jabar.

Melansir Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jabar, Dedi Taufik, mengungkapkan, wabah Covid-19 sangat berdampak pada kepariwisataan Jabar. "Roda pariwisata Jabar terhenti. Efeknya, sekitar 2.000 industri pariwisata dan ribuan pekerja pariwisata terpuruk," tandas Dedi Taufik pada sela-sela West Java Investment Summit 2020 di Hotel Savoy Homann Bidakara, Jalan Asia Afrika Bandung.

Sebagai upaya pemulihan, ungkapnya, pihaknya terus melakukan berbagai upaya, khususnya, pada sektor kepariwisataan. Misalnya, sebut dia, meningkatkan investasi pariwisata. Di antaranya, melalui agenda pengembangan 76 potensi pariwisata Jabar di 21 kota-kabupaten.

Sejatinya, kata Dedi, minat wisatawan nusantara (wisnu) berwisata di Jabar sangat besar. Buktinya, ungkap dia, tahun lalu, sebanyak 62 juta orang wisnu berwisata di Jabar.

BACA JUGA : 


Meski Masih Pandemi, Pariwisata Jabar Mulai Menggeliat

BACA JUGA : 


Demi Ciater Agrowisata, PT Jaswita dan PTPN VIII Jalin Harmonisasi


Editor: Erwin Adriansyah

Komentar