Air France KLM Bersiap Terbangkan Vaksin COVID-19 ke Seluruh Dunia

air-france-klm-bersiap-terbangkan-vaksin-covid-19-ke-seluruh-dunia Vaksin Covid-19. (antaranews.com)
PINDAINEWS -- Kepala kargo Air France Christophe Boucher mengatakan, meskapai penerbangan Air France-KLM bersiap-siap menembus tantangan untuk mengangkut jutaan dosis vaksin COVID-19, yang peka suhu, di tengah kemerosotan tingkat perjalanan.

Sementara untuk Vaksin terobosan yang dikembangkan oleh Pfizer dan Moderna belum mendapatkan persetujuan akhir.

“Meski belum mendapat persetujuan akhir, tapi perusahaan pembuat obat, logistik, dan penyedia kargo tidak menunggu lampu hijau untuk mulai merencanakan pengangkutan vaksin," katanya dikutip LKBN Antara.

Chriastophe mengungkapkan, Air France-KLM, yang memiliki pengalaman puluhan tahun dalam pengiriman obat-obatan dan vaksin dalam kondisi suhu terkontrol, sedang mempersiapkan uji coba untuk dalam beberapa hari mendatang menerbangkan pengiriman vaksin tiruan.

Pengangkutan uji coba itu kemungkinan besar akan dilangsungkan dari pusat penerbangan KLM di Amsterdam-Schiphol. Tugas tersebut diperumit dengan ketentuan untuk menjaga kondisi suntikan Pfizer dan Moderna, qs 20 Celcius.

"Ini akan menjadi tantangan besar logistik," kata kepala kargo Air France Christophe Boucher. Ia merujuk pada jumlah vaksin yang "sangat besar" untuk didistribusikan secara global," ungkapnya.

Christophe menjelaskan, kesulitan lain adalah pengendalian suhu.

Di bandara itu, para petugas khusus kargo sedang bersiap-siap memuat kiriman vaksin rabies berpendingin super menuju Brazil.

Pengangkutan udara terkait COVID-19 itu sedang direncanakan di tengah penghentian sebagian perjalanan udara global.

"Maskapai-maskapai penerbangan telah memperingatkan bahwa pembatasan perjalanan dapat menghambat upaya tersebut, karena sekitar 45 persen kargo global biasanya diangkut dalam perjalanan di pesawat penumpang,"'jelasnya

Ia memaparkan, Air France-KLM tidak menutup kemungkinan untuk menggunakan kembali pesawat-pesawat jet yang menganggur untuk melayani pengiriman vaksin.

"Kami memiliki beberapa pesawat yang saat ini dilarang terbang, yang dapat kami gunakan jika perlu untuk mengangkut vaksin COVID-19 ke seluruh dunia."pungkasnya.


Editor: Pesa S

Komentar