Ini Proyeksi Wantannas Soal Penanganan Covid-19

ini-proyeksi-wantannas-soal-penanganan-covid-19 . (antaranews.com)

PINDAINEWS, Bandung -- Sejak terjadinya wabah Covid-19, khususnya di Jabar, jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar terus berusaha keras menanggulangi, meminimalisir, dan memutus mata rantai penyebaran virus berbahaya itu.

Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara, mewartakan, Gubernur Jabar, Ridwan Kamil, menyatakan, Jabar menjadi proyeksi Dewan Ketahanan Nasional (Wantannas) Republik Indonesia sebagai daerah percontohan penanggulangan Covid-19.

"Secara teori, harusnya, Jabar paling parah terkena dampak. Itu karena jumlah populasinya yang terpadat. Tanpa upaya, korban terbesar harusnya terjadi di Jabar," tandas Emil, sapaan akrabnya, usai menerima jajaran Wantannas RI, Kamis (19/11/2020).

Sebagai upaya menanggulangi Covid-19, Emil menyatakan, sejak dini, pihaknya menyiapkan strategi. Ada lima prinsip, jelasnya, yang pihaknya terapkan untuk menanganani Covid-19. "Yang pertama adalah pro-aktif," sebutnya.

Dia berpendapat, pemerintah daerah, termasuk kota-kabupaten, harus mampu menerbitka putusan cepat dan tepat tetapi tetap harmoni serta humanis. Pihaknya, kata dia, menerapkan siaga 1 sejak Januari 2020, yakni ketika belum terjadi kasus pertama. 

Jabar pun, lanjutnya, daerah pertama yang punya alat  polymerase chain reaction (PCR). Pihaknya, ucap dia, membeli alat itu ke Korea. Lalu, kata dia, pihaknya pun yang menghadirkan istilah AKB (adaptasi kebiasaan baru).

Hal penting lainnya, yaitu transparan. Bentuknya, tutur dia, membangun aplikasi Pikobar (Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Jabar sebagai upaya keterbukaan informasi.

"Selanjutnya, adanya unsur ilmiah. Artinya, setiap putusan berdasarkan saran para ahli," terangnya.

Inovatif, imbuhnya, juga menjadi prinsip berikutnya, Industri-industri di Jabar, terangnya, pihaknya gerakkan dan arahkan supaya fokus melawan Covid-19. Caranya, sebut dia, di antaranya membuat alat ventilator, PCR, dan alat pelindung diri (APD).

Tidak kalah pentingnya, ungkap dia, adalah kolaborasi dengan berbagai pihak atau institusi. 

Editor: Erwin Adriansyah

Komentar