Ridwan Kamil: Masyarakat Boleh Beraktivitas, Tapi...

ridwan-kamil-masyarakat-boleh-beraktivitas-tapi Gubernur Jabar, Ridwan Kamil.. (antaranews.com)

PINDAINEWS -- Hingga kini, pandemi Covid-19 masih melanda berbagai daerah, tidak terkecuali Jabar. Meski demikian, hal itu bukan berarti masyarakat tidak boleh beraktivitas.

Usai menjalani pemeriksaan Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Kepolisian Republik Indonesia (Polri) berkenaan dengan dugaan pelanggaran protokol kesehatan pada acara Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab, di Mega Mendung Bogor, Gubernur Jabar, Ridwan Kamil, menegaskan, masyarakat tetap boleh beraktivias pada masa pandemi Covid-19.

Diwartakan Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara, Emil, sapaan akrab Gubernur Jabar,  menegaskan, ada syarat bagi masyarakat yang tetap beraktivitas pada masa pandemi. "Yaitu, dalam setiap aktivitasnya, masyarakat wajb menaati protokol kesehatan pada masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB)," tegas Emil, sapaan akrabnya, .

Sejatinya, jelas Emil, pemerintah mengizinkan masyarakat untuk beraktivitas selama memenuhi dan menerapkan protokol kesehatan. "Misalnya, saat acara Maulidan, masyarakat boleh beraktivitas, asal sesuai protokol kesehatan AKB, yakni 50 orang. Sisanya, secara virtual," sambung Emil.

Contoh lainnya, lanjut dia, masyarakat boleh menggelar dan menghadiri pernikahan. Namun, ucapnya, maksimal 30 orang.

Emil sangat menyesalkan aktivitas di Mega Mendung yang dihadiri ribuan orang. Secara otomatis, kehadiran ribuan orang itu menyebabkan terjadinya kerumunan massa. Efeknya, fatal, lima orang positif Covid-19.

"Kami minta, seluruh pihak berempati kepada para polisi, Tentara Nasional Indonesia (TNI), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dokter dan tenaga kesehatan atas upaya mereka memutus penularan Covid-19 selama hampir sembilan bulan terakhir.

BACA JUGA : 


Kerumunan di Megamendung Berakibat Fatal, Lima Warga Positif Covid-19


Editor: Erwin Adriansyah

Komentar