Setelah 13 Tahun, Ducati Jadi Konstruktor Terbaik Lagi

setelah-13-tahun-ducati-jadi-konstruktor-terbaik-lagi Duet Ducati Corse, Andrea Dovisioso (4) dan Danilo Petrucci.. (net)

PINDAINEWS -- Meski gagal merealisasikan slogan WinNow, yakni mengusung misi menjadi juara dunia, Ducati Corse masih bisa tersenyum. Itu karena, The Italian's Red Team ini meraih satu gelar MotoGP 2020, yakni Juara Dunia Konstruktor 2020.

Musim ini, Ducati menargetkan jagoannya, Andrea Dovizioso, merebut titel kampiun sejagat. Target itu logis karena selama tiga  musim berturut-turut, yaitu 2017, 2018, dan 2019, menjadi runner up, di belakang sang kampiun delapan kali, Marc Marquez.

Namun, ketika akhirnya MotoGP bergulir, Italiano berusia 34 tahun itu cukup keteteran oleh penampilan agresif para rider muda, seperti Joan Mir, Alex Rins, Pol Espargaro, termasuk anak didik Valentino Rossi, Franco Morbidelli, dan juara MotoGP Seri Portimao, Miguel Oliveira.

Secara keseluruhan, hingga musim 2020 tuntas, Ducati, yang menampilkan tiga tim, yakni Ducati Corse Team, selaku tim pabrikan, dan dua tim satelit, yaitu Pramac Ducati Racing Team serta Ensponsorama Ducati Racing, meraup poin total 221.

Perolehan poin pabrikan Italia ini unggul 17 poin atas Yamaha, yang menampilkan dua tim, yakni Monster Yamaha Energy selaku tim pabrikan dan Petronas Yamaha SRT, yang menjad tim satelit.

Bagi Ducati, ini adalah gelar Juara Konstruktor MotoGP pertamanya sejak 2007. Saat itu, Ducati tidak hanya meraih titel Juara Konstruksi, tetapi juga merebut juara pebalap, melalui The Australian's Legend, Casey Stoner.

Urutan ketiga konstruktor diisi Suzuki, yang hanya mengandalkan satu tim, yakni Suzuki Ecstar. Posisi keempat, ditempati KTM, melalui tim pabrikannya, Red Bull KTM Factory Racing dan Red Bull KTM Tech 3. Sedangkan posisi kelima, diisi Honda, yang menampilkan Repsol Honda dan LCR Honda. 

Klasemen Akhir Konstruktor MotoGP 2020

1. Ducati: 221

2. Yamaha: 204

3, Suzuki: 202

4. KTM: 200

5. Honda - 144

6. Aprilia: 51


BACA JUGA : 

Gelar Kedua Bagi Suzuki

BACA JUGA : 


Ending yang Manis Bagi Oliveira


Editor: Erwin Adriansyah

Komentar