Ini Landasan dan Filosofi Berdirinya Komunitas Veslin di Kota Bandung

ini-landasa-dan-folosofi-berdirinya-komunitas-veslin-di-kota-bandung Ini Landasan dan Filosofi Berdirinya Komunitas Veslin di Kota Bandung. (Trie Widiyantie/PindaiNews)

PINDAINEWS, Bandung -- Beragam wadah dihadirkan untuk menyalurkan hobi. Salah satunya yakni komunitas Veslin (Vespa Ulin).  Komunitas yang terbentuk dari sebuah ketidaksengajaan ini merupakan kumpulan dari para penggemar vespa matic di Kota Bandung. 

"Komunitas  ini dibuat oleh para sahabat yang secara spontan, tidak sengaja bertukar pikiran untuk sebuah komunitas yang berbeda dengan yang lain," ungkap Pimpinan Veslin atau yang disebut Chief, Adlyn belum lama ini. 

Disampaikannya, Veslin merupakan jawaban bagi para pecinta vespa matic yang bosan dengan club-club Yang akhirnya pecah karena bermasalah didalamnya. Karena itulah Veslin muncul dengan tujuan berbeda. 

"Veslin tidak seperti itu karena semua adalah pengurus dan semua adalah member. Veslin merupakan komunitas yang mengutamakan kumpulan member yang dinamis dan berbagi," tegasnya. 

Terlebih, lanjut Adlyn Veslin ada dengan mengusung landasan silaturahmi dan persaudaraan. Ditambah dengan visi menjadi wadah bagi para pemilik motor vespa matic dan bermanfaat bagi masyarakat.

"Dan misi kami menjadi salah satu komunitas yang dapat merangkul semua kalangan. Selain itu untuk menjadi komunitas otomotif yang dapat menjadi contoh baik bagi komunitas lainnya," tuturnya. 

Selain Chief, komunitas Veslin juga terdiri dari para founder yakni Bayu, Defi, Ikang.  Uniknya, tidak hanya berbagi hobi, Veslin pun peduli dengan situasi kondisi pandemi Covid-19 saat ini. 

"Kami juga mempunyai tujuan mengembalikan daya Tarik pariwisata Bandung dengan membantu menggelar promo-promo pariwisata. Selain itu kami menghimbau masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan yaitu 3M untuk  mengurangi resiko penularan COVID-19. Ditam juga dengan membantu anak Yatim di Kota Bandung dengan cara memberikan santunan," ungkapnya di secretariat Veslin Bandung bertempat di CAFÉ 9/11 COFFEE Jl. Talaga Bodas Bandung.

Pemberian satunan tersebut, ia menambahkan telah dilakukan pada Sabtu (21/11)  Arion Swiss Bel-hotel Bandung. Bahkan syukuran tersebut pun mengundang  Ustad Evie Effendie. 

"Pemberian santunan kepada anak Yatim tersebut diberikan kepada perwakilan dari Rumah Yatim Piatu, City Riding ‘ Santuy “ bersama . Acara pun dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan yang ketat dan sesuai posedur yang diberlakukan oleh pemerintah," tandasnya. 


Editor: DARMO SURYO

Komentar