Yuk Biasakan Sarapan Pada Anak, Agar Tak Kehilangan Gizi Kompleks

yuk-biasakan-sarapan-pada-anak-agar-tak-kehilangan-gizi-kompleks Yuk Biasakan Sarapan Pada Anak, Agar Tak Kehilangan Gizi Kompleks. (Trie Widiyantie/PindaiNews)

PINDAINEWS, Bandung -- Masa pandemi Covid-19 menggiring masyarakat untuk mulai dengan era Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). Salah satunya dengan pembiasaan anak-anak yang mengikuti pembelajaran dengan daring di rumah. 

Otomatis, konsep belajar yang hadirkan berbeda dengan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di sekolah. Dampaknya, aktivitas belajar yang dilakukan langsung tanpa harus keluar rumah. Terkadang membuat anak lupa untuk sarapan seperti halnya ketika harus berangkat ke sekolah. 

Selain itu,  penggunaan teknologi yang berlebihan dapat menyebabkan pola makan yang tidak teratur dan tidak sehat. "Anak yang melewatkan sarapan bisa kehilangan gizi kompleks. Bisa terlihat lebih kurus atau lebih gemuk dengan indeks masa tubuh yang tak seimbang," jelas Ahli gizi Dr.Rita Ramayulis DCN, M.Kes., pada acara teleconference virtual bersama Koko Krunch, belum lama ini. 

Disamping itu, Rita juga menambahkan anak juga biasanya akan mengalami anemia atau kurang zat besi. Sehingga mereka cepat lemah, letih dan lesu serta rentan sakit.

Alasan itulah yang akhirnya anak diwajibkan untuk sarapan yang memiliki kandungan glukosa dan berbagai vitamin serta mineral lainnya.  "Salah satu sumber gizi yang penting adalah serealia utuh, karena serealia utuh memiliki kandungan yang banyak serat, vitamin B, karbohidrat dan protein. Di dalam gandum utuh," tuturnya. 

Pada kesempatan itu, Business Executive Officer Nestlé Breakfast Cereals Indonesia, Alaa Shaaban mengatakan, Koko Krunch Nutrismarta merupakan salah satu wujud nyata komitmen Nestlé untuk membantu anak-anak di Indonesia menjalani kebiasaan hidup yang lebih sehat.

Menurutnya, Koko Krunch Nutrismarta mengandung gandum utuh, kombinasi vitamin B dan zat besi untuk membantu orang tua dalam menyediakan sarapan yang membantu memenuhi kebutuhan gizi seimbang anak. 

"Di samping itu, kami juga ingin mengajak anak-anak Indonesia menjalankan gaya hidup sehat dan aktif dengan menghadirkan Koko Dance. Gerakan dance yang dipandu Koko Koala bisa dilakukan di sela-sela waktu istirahat agar anak-anak tetap gembira dan semangat menjalani kegiatan belajar," tuturnya. 

Ia menambahkan, salah satu sumber gizi yang penting adalah serealia utuh, karena serealia utuh masih memiliki keseluruhan tiga lapisan (kulit, endosperma, dan inti)  yang mengandung lebih banyak serat, vitamin B, karbohidrat dan protein . 

Bahkan, lanjutnya, Vitamin B dan zat besi juga berperan penting dalam membantu mengoptimalkan fungsi organ dan jaringan tubuh anak, karenanya sangat dianjurkan untuk diberikan dalam menu makanan dan minuman sehari-hari pada anak. 

"Kombinasi vitamin B (B2, B3, B6, B9) membantu proses metabolisme energi  sedangkan zat besi merupakan komponen hemoglobin yang membawa oksigen dan zat gizi ke seluruh tubuh termasuk otak," tandasnya. 


Editor: DARMO SURYO

Komentar