Wagub Jabar Bicara Tentang KIEM Rebana Metropolitan

wagub-jabar-bicara-tentang-kiem-rebana-metropolitan Wagub Jabar, Uu Ruzhanul Ulum.. (antaranews.com)

PINDAINEWS -- Sebagai upaya meningkatkan perekonomian, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar menyusun berbagai rencana. Di antaranya, berencana membangun kawasan pertumbuhan ekonomi baru bernama Rebana Metropolitan, yang mencakup tujuh kota-kabupaten.

Satu di antaranya yakni Kertajati Industrial Estate Majalengka (KIEM), yang berlokasi di Kertajati Majalengka. Melansir Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara, Wakil Gubernur Jabar, Uu Ruzhanul Ulum, berkomentar tentang KIEM.

Dia berpendapat, proyek investasi KIEM kian menegaskan kekuatan Rebana Metropolitan sebagai masa depan ekonomi Jabar. "Hal ini berarti, Rebana Metropolitan bukan hanya cerita dan angan-angan. Ada action-nya. Satu buktinya, lahan seluas 400 hektare dikuasai KIEM," ujar tandas Kang Uu, sapaan akrabnya.

Di kawasan KIEM, sebut Kang Uu, terdapat tiga area, yaitu industrial, cluster, dan business. Dia menilai KIEM menjadi kawasan industri strategis dan menguntungkan bagi investor.

Kang Uu yakin bahwa PT Dwipapuri Abadi (project owner KIEM) bisa membangun area seraya memperhatikan nilai-nilai kawasan yang positif. Misalnya, sebut dia, berwawasan lingkungan, kesehatan, pendidikan, dan keindahan. 

Beberapa waktu lalu, mantan Bupati Tasikmalaya ini meninjau empat proyek investasi yakni KIEM, Business Park Kertajati Aerocity, Groundbreaking Hotel Bintang 3 Bandarudara Internasional Jawa Barat (BIJB), dan Rebana Technopolis Industrial Estate.

Proyek KIEM bernilai investasi Rp1,25 triliun atau 86,6 juta dolar Amerika Serikat (AS). Lokasinya sekitar 5 menit dari BIJB Kertajati serta 45 kilometer dari Pelabuhan Patimban.


Editor: Erwin Adriansyah

Komentar