Ada 20 Ribu Rumah Subsidi Bagi Para Guru

ada-20-ribu-rumah-subdisi-bagi-para-guru Pemprov Jabar siap bangun 20 ribu rumah bagi guru.. (antaranews.com)

PINDAINEWS -- Sudah selayaknya, kalangan guru memperoleh perhatian dan apresiasi pemerintah. Bagaimana tidak, kalangan itu punya jasa besar dalam membangun Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas.

Namun, hingga kini, masih banyak kalangan guru yang belum memiliki rumah tinggal. Karenanya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar menyusun rencana berkenaan dengan kebutuhan perumahan para guru.

Melansir Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara, Pemprov Jabar berencana membangun 20 ribu unit rumah subsidi bagi kalangan guru, mulai level Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP),  hingga Sekolah Menengah Atas (SMA)-Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

"Ini merupakan program kredit rumah tinggal bersubsidi yang bertema Bakti Padamu Guru (Bataru)," tandas Gubernur Jabar, Ridwan Kamil, saat Peluncuran Bataru pada perayaan Hari Guru Nasional (HGN) tingkat Jabar dan HUT ke-75 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) di Sekolah Cakra Buana, Kota Depok.

Emil, sapaan akrabnya, mengemukakana, pada tahap awal, pihaknya membangun 10 ribu unit rumah subsidi. Lokasinya, tersebar di 17 kota-kabupaten. Peruntukannya, jelas dia, bagi kalangan guru PAUD, SD, SMP, dan SMA-SMK.

Soal Bataru, Emil menjelaskan, program ini berlaku bagi guru, tenaga administrasi sekolah, hingga penjaga sekolah yang berpenghasilan tidak melebihi Rp 8 juta dan belum memiliki rumah. 

Program ini, kata Emil, memungkinkan para tenaga pendidikan membeli rumah seharga Rp150 juta secara kredit. Cicilannya bernilai Rp 900 ribu per bulan. Guna melancarkan program ini, ungkap Emil, terutama dalam hal pembiayaan, pihaknya berkolaborasi dengan PT Bank Pembangunan Daerah Jabar-Banten Tbk alias bank bjb.

Emil mengungkapkan, di Jabar, secara total, jumlah guru di melebihi 200 ribu orang. Melihat jumlah itu, Emil menyatakan, pihaknya siap mencari sejumlah lokasi sebagai titik pembangunan rumah bersubsidi bagi guru. Polanya, terang dia, tetap berupa kerjasama dengan developer dan bank bjb.

Kepala Dinas Pendidikan Jabar, Dedi Supandi, menambahkan, pihaknya memiliki izin pembangunan 10 ribu unit tahap awal program rumah bersubsidi bagi kalangan guru itu. 

Dedi berpandangan, kerja sama dengan bank bjb dalam program rumah bersubsidi merupakan kabar yang sangat positif bagi para guru dan tenaga kependidikan.

Dia berpendapat, Bataru bisa menjadi program untuk membantu tenaga pendidik memiliki rumah berstatus hak milik. Selama ini, kata Dedi, masih banyak guru dan tenaga pendidik lainnya sulit memiliki rumah pribadi. 

"Mereka sering berpindah rumah karena mengontrak. Ini memprihatinkan karena jasa guru yang tidak terhingga," ucapnya.

Harapannya, pasca penandatanganan kerja sama ini, dalam waktu dekat, berlanjut pada peletakan batu pertama, yang disaksikan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR. "Targetnya, Desember 2020, terjadi akad kredit," tutupnya.


Editor: Erwin Adriansyah

Komentar