Jelang Nataru, DAMRI Siapkan Ribuan Armada

jelang-nataru-damri-siapkan-ribuan-armada Bus Sehat DAMRI.. (Foto: antaranews.com)

PINDAINEWS -- Para pelaku moda transportasi, termasuk korporasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melakukan berbagai persiapan menjelang momen akhir tahun, Natal-Tahun Baru (Nataru) 2020-2021. Upaya yang sama dilakukan Djawatan Angkoetan Motor Repoeblik Indonesia (DAMRI).

Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara mewartakan, DAMRI, menyiapkan ribuan armadanya selama momen Nataru 2020-2021, 18 Desember 2020-5 Januari 2021. Hal itu sebagai upaya antisipasi terjadinya kenaikan mobilitas masyarakat.

Melalui keterangannya, Kamis (26/11/2020), DAMRI menyediakan ribuan unit "Bus Sehat". Artinya, ribuana armada bus itu mengedepankan protokol kesehatan.

"Kami siapkan 2.224 Bus Sehat melalui serangkaian inspeksi keselamatan (Ramp Check)," tandas Direktur Komersial dan Pengembangan Bisnis DAMRI, Sandry Pasambuna.

Ribuan armada itu, jelasnya, melayani berbagai kota di tanah air. Di antaranya, sebut dia, Stasiun Gambir–Lampung, Jakarta–Surabaya, Kemayoran–Wonosobo, Kuningan–Cicaheum, Palangkaraya–Pangkalanbun, Pontianak–Pangkalanbun, dan Surabaya–Bali.

Berdasarkan regulasi pemerintah tentang okupansi maksimal penumpang pada masa pandemi Covid-19, sambung Sandry, pihaknya membatasi kapasitas maksimum hingga 70 persen. Dasarnya, jelas dia, Surat Edaran (SE) Kementerian Perhubungan Nomor SE 14 /2020 Tanggal 8 Juni 2020.

Seluruh operasional bus DAMRI di Indonesia, ungkapnya, sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang mengedepankan 5K. Yakni, jelas dia, Ketepatan, Keselamatan, Keamanan, Kenyamanan, dan Kesehatan Penumpang serta Pramudi.

Sebagai bukti konsistensi pihaknya menerapkan protokol kesehatan, ujarnya, melalui adanya sertifikat ISO 45001:2018, yakni tentang Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3). Sertifikat ISO itu, tuturnya, disertifikasi Badan Sertifikasi TUV Rheinland Indonesia.

"Kami memperketa protokol kesehatan bagi para calon penumpang. Misalnya, menerapkan physical distancing di dalam Bus Sehat, kondisi tubuh pelanggan sehat (tidak flu, pilek, batuk, demam), wajib bermasker, suhu tubuh maksimal 37,3 derajat Celcius, serta mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer sebelum masuk bus," paparnya.

Tidak itu saja, tegasnya, masyarakat pun wajib menunjukkan Surat Bebas Covid-19 yang masih berlaku (14 hari sejak terbit) atau surat keterangan bebas gejala seperti influenza (influenza-like illness) yang diterbitkan dokter Rumah Sakit atau Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas).

"Masyarakat bisa memesan tiket DAMRI melalui DAMRI Apps, situs tiket.damri.co.id, serta kanal penjualan lainnya," tutupnya.


Editor: Erwin Adriansyah

Komentar