Satpol PP Kota Bandung Jaring Puluhan Pelanggar Protokol Kesehatan

satpol-pp-kota-bandung-jaring-puluhan-pelanggar-protokol-kesehatan Satpol PP Kota Bandung jaring puluhan pelanggar protokes. (Trie Widiyantie/PindaiNews)
PINDAINEWS-- Sejak diberlakukannya operasi perketatan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) dua pekan lalu di 30 kecamatan di Kota Bandung, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung mulai menyasar kawasan padat penduduk hingga pasar tradisional. 

Sehari menjelang berakhirnya operasi perketat AKB tersebut, Satpol PP Kota Bandung menyasar 2 lokasi terpisah yakni didepan Kantor Kecamatan Babakan Ciparay dan Pasar Kordon, Kelurahan Kujangsari, Kecamatan Bandung Kidul, Jumat (27/11/2020). 

“Hari ini operasinya di depan Kantor Kecamatan Babakan Ciparay yang memang cukup padat penduduk serta Pasar Kordon yang juga ramai pengunjung,” ujar Rasdian Setiadi, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Bandung kepada wartawan.

Ia membeberkan, pada hari ke-13 pelaksanaan operasi tersebut, anggotanya menjaring 50 pelanggar. Sebanyak 11 dari 50 pelanggar diberikan sanksi berupa pengenaan denda administrasi masing-masing Rp50.000.

“Denda administrasi yang diberikan diserahkan langsung oleh bendahara penerimaan pada Satpol PP ke Rekening Kas Daerah Kota Bandung,” tegas pria yang juga menjabat sebagai Koordinator Sub Bidang Pengamanan dan Penegakan Hukum pada Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bandung tersebut.

Sementara, sebanyak 39 pelanggar lainnya, dijatuhi sanksi sosial. “Ada yang melakukan kebersihan dengan menyapu lokasi operasi, ada yang mencabut rumput liar, ada juga yang mendapat sanksi berupa push up. Sesuai kesanggupannya. Petugas mempertimbangkan beratnya pelanggaran yang dilakukan,” terangnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Seksi Edukasi dan pencegahan Satpol PP Kota Bandung, Das’an Fathoni menegaskan, pemberian sanksi bukan untuk mempermalukan pelanggar.

“Lebih pada peningkatan kesadaran masyarakat. Itu yang kami harapkan. Kalau sudah sadar menggunakan masker, tentu tidak perlu takut sama razia oleh petugas dimanapun dan kapanpun,” ungkap Das’an.

Ia juga mengimbau masyarakat terus mematuhi aturan terkait penerapan protokol kesehatan. Mulai dari menggunakan masker, mencuci tangan dengan air bersih dan air mengalir, menjaga jarak dan tidak berkerumun.

Sementara salah seorang pelanggar, I (30), warga Jl. Sukamulya, RT 03/RW 10, Kelurahan Kopo yang terjaring dalam operasi perketatan AKB di depan Kantor Kecamatan Babakan Ciparay mengaku lupa membawa masker saat hendak keluar dari depot minuman. “Biasanya saya selalu pakai. Tapi tadi pas keluar dari depot, tidak kebawa. Lupa,” katanya. 

Editor: Pesa S

Komentar