Akhir Pekan yang Positif Bagi Rupiah

akhir-pekan-yang-positif-bagi-rupiah Petang ini, rupah pada level Rp 14.090 per dolar AS.. (antaranews.com)

PINDAINEWS -- Mengakhir sesi perdagangan pekan terakhir November 2020, rupiah menunjukkan perkembangan positif. Pada penutupan transaksi antarbank, Jumat (27/11/2020) petang, rupiah menguat.

Petang ini, rupah menjadi Rp 14.090 per dolar Amerika Serikat (AS). Hari sebelumnya, rupiah berada pada posisi  Rp 14.100 per dolar AS.

Namun, saat pembukaan transaksi tadi pagi, rupiah sempat merosot. Saat itu, rupiah berada pada level Rp 14.105 per dolar AS. Hari ini, pergerakan rupiah pada posisi Rp 14.090-Rp 14.118 per dolar AS.

Sayangnya, hari ini, kurs tengah Bank Indonesia (BI) menunjukkan, rupiah merosot. Posisinya Rp 14.145 per dolar AS. Padahal, hari sebelumnya, rupiah berada pada level Rp 14.130 per dolar AS.

Kepada Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara, Direktur PT TRFX Garuda Berjangka, Ibrahim Assuaibi, mengemukakan, positifnya rupiah karena adanya optimisme beberapa pengembang vaksin Covid-19, termasuk Pfizer Inc dan Moderna Inc.

Kedua produsen vaksin itu mengumumkan hasil positif untuk penawaran mereka selama dua pekan terakhir. Situasi itu menyebabkan kalangan investor membidik aset berisiko sehingga dolar AS tertekan. 

Faktor eksternal lainnya, lanjut dia, yakni adanya perkembangan positif tentang pembicaraan Brexit antara Inggris dan Uni Eropa (UE).

Faktor domestik pun, sambungnya, berpengaruh pada perkembangan rupiah akhir pekan ini. Ibrahim berpandangan, ada reaksi optimis pasar atas kerja keras pemerintah yang mengupayakan kehadrian vaksin Covid-19.

Sentimen internal lainnya, kata dia, BI terus menerbitkan kebijakan tentang strategi bauran ekonomi untuk menstabilkan rupiah. Caranya, menurunkan suku bunga acuan dan mengintervensi pasar valas, obligasi dan SUN pada perdagangan domestic non deliverable forward (DNDF).


Editor: Erwin Adriansyah

Komentar