Gunung Merapi Alami 33 Gempa Vulkanik

gunung-merapi-alami-33-gempa-vulkanik Gunung Merapi alami 33 gempa vulkanik dangkal.. (antaranews.com)

PINDAINEWS -- Aktivitas Gunung Merapi, hingga kini, belum berkurang. Melansir Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara, Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) melaporkan, selama periode pengamatan Kamis (26/11/2020) pukul 00.00-24.00 WIB Gunung Merapi mengalami 33 kali gempa vulkanik dangkal.

Selain itu, BPPTKG pun menyatakan, pada periode yang sama, terjadi 44 kali  gempa guguran, 309 kali gempa hybrid atau fase banyak, dan 120 kali gempa embusan.

Pengamatan visual menunjukkan, asap berwarna putih keluar dari Gunung Merapi berintensitas sedang dan berketinggian 250 meter di atas puncak.

Dari Pos Pemantauan Gunung Merapi (PGM) Babadan, Kabupaten Magelang, Jateng, pada periode pengamatan itu, juga terdengar suara guguran sebanyak 9 kali berintensitas sedang hingga keras.

Berdasarkan pemantauan Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPPD) Daerah Istimewa (DI) Yogyakarta, melalui udara, terdapat banyak longsoran baru pada puncak gunung itu.

Berdasarkan hasil pemaintauan itu, sekilas, pada puncak gunung berketinggian 2.930 meter tersebut, terdapat banyak material longsoran baru. Informasinya, longsoran itu mengarah pada lereng Merapi, yang dominannya menuju arah barat dan barat daya.

Hingga kini, Balai BPPTKG menetapkan Gunung Merapi berstatus Level III. Karenanya, BPPTKG menerbitkan rekomendasi, yaitu hentikan berbagai aktivitas pada radius yang masuk kataagori berbahaya, baik penambangan, maupun pariwisata.


Editor: Erwin Adriansyah

Komentar