Ini Sikap PBB Atas Terbunuhnya Ilmuwan Iran Fakhri Zadeh

ini-sikap-pbb-atas-terbunuhnya-ilmuwan-iran-fakhri-zadeh Ini Sikap PBB Atas Terbunuhnya Ilmuwan Iran Fakhri Zadeh. (antaranews.com)

PINDAINEWS.-- Terbunuhnya seorang ilmuwan nuknil Iran, Fakhri Zadeh di desa Absard, sekitar 60 km timur laut Kota Teheran pada Jumat (27/11) berpotensi akan meningkatkan ketegangan di wilayah tersebut. 

Pasalnya, Fakhri Zadeh telah lama dicurigai oleh Barat sebagai dalang program senjata atom rahasia. Kelompok gerakan Hizbullah Lebanon telah memberikan sinyal jika kelompoknya siap kembali angkat senjata. Mereka mencurigai jika Israel ada di balik serangan berdarah tersebut.

Terkait dengan hal tersebut, dilansir dari LKBN Antara, Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres mendesak semua pihak untuk menahan diri pascapembunuhan ilmuwan Iran.

Pernyataan yang dikutip oleh juru bicaranya itu menanggapi peristiwa seorang ilmuwan nuklir Iran, yang telah lama dicurigai oleh Barat sebagai dalang program senjata atom rahasia, dibunuh di dekat Teheran.

"Kami telah mencatat laporan bahwa seorang ilmuwan nuklir Iran telah dibunuh di dekat Teheran hari ini," kata juru bicara Guterres, Farhan Haq. 

Dia menegaskan jika, pihaknya mendesak semua pihak untuk menahan diri dan menghindari tindakan yang dapat menyebabkan peningkatan ketegangan di wilayah tersebut. 


Editor: DARMO SURYO

Komentar