Kabupaten Bekasi Belum Terima Sinovac

kabupaten-bekasi-belum-terima-sinovac Vaksin Covid-19.. (antaranews.com)

PINDAINEWS -- Beberapa waktu lalu, jutaan dosis CoronaVac, vaksin Covid-19 produk Sinovac, perusahaan farmasi asal China, tiba di Indonesia. Seiring dengan hal itu, agenda vaksinasi pun segera bergulir di Indonesia, termasuk Jabar.

Khusus Jabar, ternyata, belum seluruh kota-kabupaten yang menerima CoronaVac. Hal itu diakui Ketua Pelaksana Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah Jabar, Setiawan Wangsaatmaja.

Kepada Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara, melalui pesan WhatsApp, Iwan, sapaan akrab, mengemukakan, di wilayah Bekasi, baru Kota Bekasi yang menerima CoronaVac.  "Sedangkan Kabupaten Bekasi belum," tulis putera bungsu mendiang mantan Wali Kota Bandung, Husen Wangsaatmaja ini .

Namun, Iwan, yang juga menjabat Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi (Sekda Pemprov) Jabar, tidak menjelaskan apa yang menjadi penyebab Kabupaten Bekasi belum menerima distribusi vaksin Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Sri Enny Mainiarti, juga mengakui bahwa Kabupaten Bekasi belum menerima informasi tentang pendistribusian vaksin Covid-19. 

Sri Enny pun mengaku tidak mengetahui penyebabnya. Meski demikian, kata Sri Enny, pendistribusian CoronaVac merupakan kewenangan pemerintah pusat. "Pusat (pemerintah) yang menentukannya. Tapi, kami sudah mengajukannya," ucap dia.

Sri Enny mengungkapkan, pihaknya mengajukan vaksinasi tahap pertama bagi 12.234 orang. Tenaga medis, tegas dia, yang menjadi prioritas agenda vaksinasi itu.

Selain itu, ungkapnya, pihaknya pun menyiapkan lokasi penyimpanan vaksin,  yaitu gudang farmasi milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi. 


Editor: Erwin Adriansyah

Komentar