72 kantong jenazah dan 11 kantong properti Tiba di RS Polri

72-kantong-jenazah-dan-11-kantong-properti-tiba-di-rs-polri 72 kantong jenazah dan 11 kantong properti Tiba di RS Polri. (antaranews.com)

PINDAINEWS.-- Hingga hari ke empat, RS Polri dr Soekanto Jakarta sudah menerima 72 kantong jenazah dan 11 kantong properti diduga berhubungan dengan kecelakaan pesawat Sriwijaya Air nomor penerbangan SJ-182.

Selain itu RS Polri juga menerima 111 sampel DNA dari keluarga korban insiden jatuhnya pesawat Sriwijaya Air nomor registrasi PK-CLC yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu, DKI Jakarta, Sabtu lalu itu.

"Dilakukan tindakan-tindakan disesuaikan dengan kegiatan identifikasi, kegiatan verifikasi dan validasi dari data yang dilaksanakan dengan keakuratan, ketelitian sehingga betul-betul hasil identifikasi dapat dipertanggungjawabkan," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Kepolisian Indonesia, Brigadir Jenderal Polisi Rusdi Hartono, dikutip dari LKBN Antara. Selasa (12/1/2021)

Sebanyak tiga korban kembali teridentifikasi dari empat kantong jenazah yang diterima RS Polri, yakni co-pilot Fadly Satrianto dan dua penumpang pesawat Sriwijaya Air SJ-182 bernama Khazanah dan Ash Habul Yamin.

Korban teridentifikasi dari sidik jari yang dicocokkan dengan data dari KTP elektronik. Sehari sebelumnya jenazah seorang kru pesawat bernama Okky Bisma pun teridentifikasi dari sidik jari.

Sebelumnya, pesawat Sriwijaya Air nomor register PK-CLC dengan nomor penerbangan SJ 182, rute Jakarta-Pontianak hilang kontak pada pukul 14.40 WIB Sabtu (9/1). Akhirnya diketahui dia kemudian jatuh di perairan Kepulauan Seribu, di antara Pulau Lancang dan Pulau Laki.

Editor: DARMO SURYO

Komentar