Ini Efek Positif Presiden Jalani Vaksnasi

ini-efek-positif-presiden-jalani-vaksnasi IHSG catat tren positif pasca Presiden RI, Jokowi, jalani vaksinasi.. (antaranews.com)

PINDAINEWS -- Beberapa waktu lalu, Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, menyatakan siap menjadi yang pertama menjalani vaksinasi Covid-19. Pada Rabu (13/1/2021), mantan Wali Kota Solo itu menunjukkan komitmennya itu.

Ternyata, vaksinasi yang dilakoni Jokowi, sapaan akrab orang nomor satu di Indonesia ini, berdampak positif. Selain meningkatkan kepercayaan publik atas keberadaan vaksin itu, juga berdampak pada perekonomian. 

Kepada Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara, Kepala Divisi Riset Mirae Sekuritas, Hariyanto Wijaya, menyatakan, meningkatnya kepercayaan publik itu tercermin pada aktivitas pasar modal. Hari ini, sekitar pukul 11.12, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak positif.

Saat itu, IHSG menguat 33,06 poin atau 0,52 persen. Posisinya menjadi 6.428,72. Begitu juga kelompok 45 saham unggulan (Indeks LQ45). Kelompok 45 meningkat 5,28 poin atau 0,53 persen pada posisi 1.001,72.

"Good things-nya, Pak Jokowi sebagai orang yang pertama menjalani vaksin. Itu adalah suatu strategi baru untuk menunjukkan keamanan vaksin Covid-19 sehingga bisa mem-build confidence," tandasnya, Rabu (13/1/2021).

Hari ini, di Teras Istana Merdeka, Jokowi menjalani vaksinasi Covid-19 menggunakan CoronaVac, vaksin produk industri farmasi asal China, Sinovac. Vaksinatornya Wakil Ketua Dokter Kepresidenan, Prof Abdul Mutalib.

Selain Jokowi, beberapa sosok lain pun menjalani vaksinasi di Istana Merdeka. Mereka yakni Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Daeng Muhammad Faqih. Lalu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Majelis Ulama Indonesia (MUI) 2020-2025, Amirsyah Tambunan.

Selanjutnya, Rais Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Ahmad Ishomuddin. Termasuk Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI), Marsekal Hadi Tjahjanto, dan Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Polisi Idham Azis.


Editor: Erwin Adriansyah

Komentar