3 Personel Kopaska Bantu Evakuasi Jenasah Nelayan di Kepulauan Seribu

3-personel-kopaska-bantu-evakuasi-jenasah-nelayan-di-kepulauan-seribu Kopaska Bantu Evakuasi Jenasah Nelayan di Kepulauan Seribu. (antaranews.com)

PINDAINEWS.-- Saat tengah sibuk bertugas mencari puing dan korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air, Komando Pasukan Katak (Kopaska) Koarmada I menyempatkan waktu untuk membantu dan mengevakuasi jenazah seorang nelayan di perairan kepulauan Seribu.

"Benar, ada tiga personel Kopaska yang mengevakuasi jenazah tersebut," Ujar Perwira Staf Operasi Satkopaska Koarmada I, Letkol Laut (P) Mukawat dikutip dari LKBN Antara. Rabu (13/1/2021)

Ia menjelaskan, saat empat sea riders Kopaska mengantarkan temuan kotak hitam Flight Data Recorder (FDR) ke JICT II Tanjung Priok pada Selasa (12/1) petang. Kemudian di Rabu pagi, mereka kembali ke sekitar Pulau Laki dan Pulau Lancang untuk melanjutkan operasi pencarian korban dan serpihan pesawat Sriwjaya Air SJ 182.

"Saat melintas di antara Pulau Bidadari dan Pulau Untung Jawa, mereka mendengarkan teriakan minta tolong dari kapal nelayan. Saat itu cuaca buruk dengan gelombang besar dan angin kencang," Ujarnya.

Para personel pun melaporkan kepada pimpinan untuk membantu kapal nelayan tersebut dan mereka menemukan dua nelayan, salah satunya telah meninggal dunia. Mereka lalu mengevakuasi jenazah sebelum melanjutkan operasi penyelaman mencari pesawat Sriwijaya Air.

"Jenazah lalu dibawa ke pesisir terdekat, yakni Tanjung Pasir, Tanggerang, menggunakan Sea Rider-19. Tiba di Tanjung Pasir, jenazah diserahkan kepada komandan pos AL untuk dilakukan penanganan lebih lanjut" Tandasnya.


Editor: DARMO SURYO

Komentar