Awal Pekan Ketiga, Rupiah Terkoreksi

awal-pekan-ketiga-rupiah-terkoreksi Rupiah terkoreksi 50 poin atau 0,36 persen. Posisinya menjadi Rp 14.070 per dolar AS.. (antaranews.com)

PINDAINEWS -- Memasuki pekan ketiga Januari 2021, perkembangan rupiah tidak menggembirakan. Petang ini, rupiah tidak berdaya.

Pada penutupan transaksi antar-bank, Senin (18/1/2021) petang, rupiah terkoreksi 50 poin atau 0,36 persen. Posisinya menjadi Rp 14.070 per dolar Amerika Serikat (AS). Pada penutupan sebelumnya, rupiah berada pada level Rp 14.020 per dolar AS.

Ironisnya, saat pembukaan transaksi tadi pagi, rupiah kokoh pada level Rp 14.025 per dolar AS. Hari ini, pergerakan rupiah pada kisaran Rp 14.025-Rp14.103 per dolar AS.

Hari ini, kurs tengah Bank Indonesia (BI) pun menunjukkan rupiah terkoreksi. Posisi rupiah menjadi Rp 14.080 per dolar AS. Hari sebelumnya, rupiah berada pada level Rp 14.068 per dolar AS.

Kepada Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara, Analis Asia Valbury Futures, Lukman Leong, berpendaat terkoreksinya rupiah berkaitan dengan fokus pasar pada pelantikan Presiden AS terpilih, Joe Biden, yang  berlangsung 20 Januari 2020.

Faktor lainnya, pasar menantikan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia, yakni untuk mengetahui apakah bank sentral Indonesia itu mempertahankan suku bunga acuannya, Seven-Days Reverse Repo Rate pada level 3,75 persen atau tidak.

Namun, sambungnya, sentimen dalam negeri tersebut tidak terlalu banyak berdampak pada rupiah. "Bisa berpengaruh jika BI menerbitkan sebuah kejutan dalam kebijakannya," tutup Luqman.


Editor: Erwin Adriansyah

Komentar